Terkini.id, Jakarta – Sertu Ari Baskoro, anggota TNI AD yang gugur sebab ditembak oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua, Sabtu 20 November 2021.
Prajurit dari Satuan BKO Aparat Teritorial itu pergi meninggalkan luka bagi keluarga, teman, masyarakat serta kekasihnya.
Pengabdiannya kepada negara, membuatnya harus tewas satu bulan jelang hari pertunangannya.
Dikutip dari Tribunnews, Kakak Sertu Ari, Adi Nugraha menceritakan bahwa adiknya sempat ditugaskan di Provinsi Aceh pasca dirinya diterima menjadi TNI pada tahun 2016.
Selama di Aceh, Ari sedikitnya 1 tahun sekali selalu menyempatkan diri untuk pulang ke rumah orangtuanya di Kendal.
Kemudian, pada Desember 2020, Sertu Ari dipindah tugaskan ke Papua.
Dan rencananya, Desember 2021 mendatang Sertu Ari akan kembali ke Aceh kemudian bertunangan.
“Setelah almarhum kembali ke Aceh, berencana akan cuti dan pulang ke Kendal. Almarhum juga berencana mau tunangan dengan pacarnya yang tinggal di Kendal,” kata Adi di rumah duka, Desa Pidodo, Kendal, Jawa Tengah.
Adi menceritakan, putra dari Indro Subroto itu sempat melakukan panggilan video dengan keluarga dan pacarnya.
Saat itu keluarga tidak merasakan firasat apapun.
Namun, saat melakukan panggilan video dengan pacarnya, Ari seperti tidak mau memutus sambungan teleponnya.
“Tapi, saat video call dengan pacarnya, almarhum sempat bilang jangan diputus pembicaraannya sampai sinyal hilang,” ungkap Adi.
Diketahui, dalam insiden penembakan antara KKB dengan Anggota TNI mengakibatkan Danramil Suru-suru Kapten Inf Arviandi juga mengalami luka.
Dandim 1715 Yahukimo, Letkol Inf Cristian Irreuw mengatakan, kedua korban penembakan ditangani di Puskesmas kemudian dievakuasi ke Jayapura.
“Anggota sudah diperintahkan bersiaga termasuk yang ada di pos-pos guna mengantisipasi penembakan yang dilakukan KKB,” tutur Dandim 1715.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
