Terkini, Makassar – Penjabat Gubernur Sulsel, Prof Zudan Arif Fakrulloh, meyakinkan para investor dan buyer terkait dukungan Pemerintah Provinsi.
Dia pun meminta, jika ada pegawai Pemerintah yang nakal dan menghambat izin investasi, agar dilaporkan.
Ini disampaikan Zudan saat menghadiri Anging Mammiri Business Fair South Sulawesi Investment Forum (AMBF SSIF), yang diselenggarakan Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulsel, di Hotel Claro Makassar, Rabu, 20 November 2024.
Event ini mempertemukan investor, buyer, dan juga UMKM.
Dalam event yang mengusung tema Amplifying Investment and Broadening Global Export Channels to Foster Economic Growth tersebut, Prof Zudan menyampaikan jika kegiatan ini sangat penting untuk Sulsel.
- Syariah First Jadi Strategi Bank Sulselbar, Raih Excellence in Sharia Regional Banking Growth
- Bank Sulselbar Raih Prominent Awards 2026, Perkuat Perbankan Syariah Regional
- Dari Ruang Kelas ke Dunia Kerja, Astra Motor School Siapkan Siswa SMK Menjawab Kebutuhan Industri
- Bina 98 SMK di 4 Wilayah, Asmo Sulsel Kembangkan Astra Motor School
- SMAN 21 Bandung Juara Final Regional AXIS Nation Cup 2026 West Java
Dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, kita tidak bisa lepas dari investasi, karena APBD dan APBN sangat terbatas.
Karena itu, Prof Zudan mengajak agar investor beramai-ramai datang berinvestasi di Sulsel. Pihaknya siap memberikan dukungan dengan menciptakan iklim investasi yang sehat.
“Pertumbuhan ekonomi kita saat ini 5,08 persen. Tapi Presiden harap ekonomi tumbuh 8 persen. Kuncinya di investasi.
Karena itu, kalau ada regulasi di tingkat nasional dan provinsi yang menghambat, tolong disampaikan.
Kalau ada pegawai yang nakal, laporkan. Kita harus buka ruang seluas-luasnya untuk investor datang berinvestasi di Sulsel,” terang Prof Zudan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
