Terkini.id, Makassar – Penjabat Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin mengaku telah mengutus bawahannya untuk bertemu dengan Moh Ramdhan “Danny” Pomanto. Pertemuan tersebut untuk membahas ihwal proses lelang jabatan.
Pasalnya, Komisi Aparatur Sipil Negara mensyaratkan proses lelang jabatan mesti melalui koordinasi dengan Wali Kota Makassar terpilih.
“Kita ingin sekali koordinasi, tadi pagi saya kirim lagi tim ke sana untuk hadir, untuk bisa berkomunikasi (Danny Pomanto),” kata Rudy, Senin, 8 Januari 2021.
Namun, Rudy mengatakan bawahannya belum diberi ruang untuk bertemu dengan Danny Pomanto. Ia mengatakan Danny Pomanto tengah istirahat.
“Kabarnya beliau sedang istirahat. Jadi saya kontrol Pak Salim (utusan). Saya bilang bagaimana, Pak. Kalau beliau sudah menerima, saya bisa atur waktu untuk bisa ke sana,” kata Rudy.
- Harapan dan Ironi di Balik Menu MBG, Ketika Solusi Gizi Berubah Menjadi Ancaman Kesehatan di Jeneponto
- Rakor Bersama Forkopimda, Wali Kota Makassar Appi Matangkan Pengamanan May Day Fest 2026
- Rinnai Luncurkan Kompor Pintar di Makassar, Jawab Kebutuhan Dapur Masa Kini
- Andi Ina Penuhi Panggilan Kejati Sulsel, Beri Klarifikasi Terkait Pengadaan Bibit Nanas
- Kondisi Belum Membaik, Dua Siswa Korban MBG di Jeneponto Kembali Dirujuk ke Rumah Sakit
Di sisi lain, penerimaan dan penutupan berkas lelang jabatan telah dibuka sejak 6-8 Februari 2021. Hingga saat ini, sudah ada 5 peserta yang telah mendaftar. Sementara hasil seleksi administrasi akan diumumkan pada 9 Februari 2021.
“Kita akan lihat, ini kan masih proses mengurus masih di tahap mengurus, kan tayang hari Jumat, mau urus surat a,b,c. Mudah-mudahan hari Senin bisa lengkap semua, pemasukan dokumen bisa besok, Selasa,” kata Rudy.
Terkait mekanisme pendaftaran, Rudy mengatakan dirinya tidak tahu menahu. Ia mengatakan hanya menyampaikan bahwa sudah ada surat KASN.
“Salah satu perintah KASN adalah membetuk, menetapkan panitia pelelangan, udah itu aja. Udah itu bolanya sudah di sana (pansel) siapa yang mendaftar, sudah berapa orang, itu mekanisme ada di tim pelelangan. Saya sendiri tidak tau. Itu proses di sana semua,” ungkapnya.
Sebelumnya, Wali Kota Makassar terpilih Moh Ramdhan “Danny” Pomanto menegaskan bahwa pemerintah kota tak pernah membangun komunikasi untuk mengadakan lelang jabatan.
“Tidak ada, sama sekali,” kata Danny.
Padahal, kata Danny, dirinya adalah orang yang paling mudah ditemui. Namun bila ingin membangun komunikasi, Danny mengatakan Penjabat Wali Kota Makassar yang harus menyampaikan langsung.
“Jangan kirim (utusan) ecek-ecek di rumah, Sekda saja tidak cocok, harus Pj langsung,” ungkapnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
