Pj Wali Kota Rudy: Lawan Provokasi dengan Edukasi Covid-19

Penjabat Wali Kota Makaasar Rudy Djamaluddin.

Terkini.id, Makassar – Penjabat Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin menilai masyarakat perlu mendapatkan edukasi yang komprehensif dan benar mengenai virus Corona atau Covid-19, terutama terkait kasus yang terjadi dan cara penanganannya.

“Kita harus berani jujur dan patuh. Anda pakai masker untuk siapa? Bukan untuk orang lain, tetapi untuk diri anda sendiri. Kalau anda sakit bagaiamana bisa bekerja,” ungkap Rudy, Sabtu, 27 Juni 2020.

Menurutnya, kedisiplinan dan kepatuhan masyarakat menjalankan protokol Covid-19 menjadi penentu keberhasilan melawan pandemi.

Rudy menilai ekonomi hanya bisa digerakkan bila pandemi corona telah selesai. Ia mengatakan ekonomi adalah pondasi kesejahteraan masyarakat.

“Kalau ekonomi tak jalan jangan harap masyarakat kita sejahtera. Masyarakat harus jujur dan bersama pemerintah. Semua harus merasa bahwa virus corona musuh bersama,” kata dia.

Menarik untuk Anda:

Rudy pun telah menyusun langkah-langkah penguatan edukasi bagi masyarakat. Salah satunya, kata dia, menanamkan bahwa virus corona bukan aib.

Selama ini, menurut Rudy, penolakan sejumlah masyarakat melakukan rapid tes di Makassar lanataran kurang edukasi.

“Mereka yang menolak karena kurang edukasi. Kalau dia mendapat edukasi yang benar. Apa ada orang yang menolak kebaikan?” tanyanya.

Ia menyebut bila ada segelintir orang yang ingin melakukan provokasi, maka Pemerintah Kota Makassar akan melawan dengan edukasi.

“Saya yakin, masyarakat Makassar pada umumnya itu cerdas, bahwa tes itu untuk menyelamatkan mereka bukan untuk menyelamatkan siapa-siapa?” pungkasnya.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

CPNS 2020 Kembali Dibuka, Sekitar 1300 Peserta Bakal Ikut Seleksi di Makassar

PD Parkir Usulkan ke DPRD Revisi Target Pendapatan Tahun 2020

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar