Terkini.id – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi covid-19 secara massal untuk pelajar yang berlangsung di SMK Negeri10 Makassar, Jalan Bonto Manai, Rabu 14 Juli 2021.
Andi Sudirman Sulaiman mengatakan, vaksin Covid-19 ini untuk pelajar SMA dan SMP yang usianya diatas 12. Vaksinasi ini sebagai upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel untuk mengejar target di seluruh kabupaten/kota.
“Kami berharap bagaimana kita kebut ini vaksinasi, sebagai langkah hulu untuk proses pencegahan Covid-19 ataupun memperoleh kekebalan tubuh,” ungkapnya.
Andi Sudirman mengaku, bahwa target vaksinasi Covid-19 di Sulsel naik, yakni 4,7 juta untuk masyarakat umum dan kelompok rentan atau sebanyak 7 juta yang termasuk tenaga kesehatan dan pelayan publik.
“Target kita sekarang 7 juta dari sekitar 8,7 juta jumlah penduduk di Sulawesi Selatan. Itu menyasar remaja, lansia maupun masyarakat umum lainnya,” ungkapnya.
- Perjuangan Keisha, Pemprov Sulsel Ungkapkan, Cathlyn Ranking 7, Utusan Makassar Lainnya Posisi 5
- Sulsel Kebagian 25 Sapi Kurban Presiden Prabowo, Gubernur Andi Sudirman: Akan Disalurkan ke Wilayah Prioritas
- Pemprov Sulsel Tindak Lanjuti Rekomendasi DPRD atas LKPJ 2025
- Sulsel Jadi Provinsi Pertama Bentuk Komcad ASN, Wamenhan: Langkah Gubernur Andi Sudirman Patut Diapresiasi
- Gubernur Andi Sudirman Beberkan Pertumbuhan Ekonomi Sulsel 6,88 Persen Hasil Kerja Bersama
Andi Sudirman juga mengimbau, meskipun sudah divaksin Covid-19, namun penetapan protokol kesehatan harus tetap diterapkan dalam aktivitas sehari-hari.
Sementara itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menyaksikan secara virtual pelaksanaan vaksinasi bagi pelajar yang berlangsung pada 14 Provinsi di Indonesia.
Pada kesempatan itu, Jokowi mengatakan, bahwa sebanyak 49 ribu target sasaran vaksinasi Covid-19.
“Hari ini akan divaksinasi 49 ribu, 15 ribu pelajar SMP, 15 ribu pelajar SMA, dan masyarakat umum secara door to door 19 ribu,” ujar Jokowi.
Ia juga mengingatkan agar guru dan tenaga pendidik lainnya segera divaksin. Dengan begitu maka kekebalan komunal atau herd immunity segera tercapai.
“Saya hanya ingin menyampaikan agar setelah anak-anak semua divaksinasi tolong dicek agar guru, petugas-petugas sekolah, jangan ada yang terlewat vaksinasinya,” tuturnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
