Sementara cakupan vaksinasi lansia telah mencapai 13 persen untuk dosis pertama dari target 102.555 orang. Sedangkan dosis kedua telah diberikan kepada 7.674 orang atau 7,5 persen.
Di samping tenaga kesehatan yang memang berisiko terpapar karena menangani pasien dan banyak berinteraksi dengan bakteri maupun virus dalam kesehariannya, lansia dianggap juga sangat rentan dan berisiko karena bisa mematikan lansia jika terpapar.
Lansia memiliki daya imun yang relatif rendah dan banyak dari mereka memiliki penyakit komorbit.
“Kita berharap jika ada orang tua tolong dibawa dan jangan segan untuk dilakukan vaksinasi ke puskesmas terdekat,” imbuhnya.
Apalagi menurut Iriani, tetap ada syarat suntik vaksin bagi lansia melalui proses skrining yang akan melihat seluruh kondisi lansia sebelum divaksin.
- Dinkes Makassar Tampilkan 10 Mobil Dottorta'ta Ramah Lingkungan di Puncak HUT ke-416 Makassar
- Makassar Perkenalkan 47 Unit Kendaraan Medis Dottoro'ta untuk Pelayanan Kesehatan
- Mulai Hari Ini Hingga Rabu Besok GMTD Gelar Vaksinasi Gratis, Catat Lokasinya
- Imbau Masyarakat Waspada DBD, Dinas Kesehatan Bagikan Tips Atasi Penyebaran DBD
- Koordinasi Dinkes Makassar, 103 Pedagang di Pasar Pannampu Jalani Vaksininasi Tahap Kedua
“Jangan takut, ini justru ketika dibiarkan (tanpa vaksin) di usia rentan seperti lansia maka kita salah juga. Kita juga tetap berusaha agar tidak ada dampak atau efek samping dari vaksinasi,” tutupnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
