Terkini.id, Makassar – Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar Naisyah Tun Azikin mengungkapkan, pihaknya tengah melakukan perangkingan kelurahan dengan kasus Covid-19 paling tinggi.
Naisyah menargetkan pendatatan tersebut rampung pekan depan. Setelah itu pihaknya akan melakukan Swab secara masif.
Saat ini pihaknya sudah menyediakan seribu uji Swab.
“Sudah itu kita akan rangking lagi RT dan RW-nya, jadi bukan mewakili. Kita mulai bergerak dari titik episentrum,” kata Naisyah di Posko Covid-19 Kota Makassar, Kamis 27 Agustus 2020.
Menurutnya, selama ini, tracing pemeriksaan Swab hanya ditujukan kepada keluarga kerabat yang terpapar.
“Kita mau sekitarnya juga, pun kalau tidak semua paling kita sampling,” kata dia.
- Diliput Saat Tangkap Terduga Pengedar Narkoba, Oknum Anggota Polres Jeneponto Rampas HP Wartawan
- Penataan PKL Dibarengi Pemberdayaan, Pemkot Makassar Gandeng Bank Sulselbar Salurkan KUR untuk UMKM
- Inovasi Pengolahan Sampah Berbasis Magot PT Vale Dihadirkan Dalam Pameran Lingkungan Internasional KemenLHK
- Di Ujung Gubuk Reot, 7 Tahun Sebatang Kara, Daeng Sangkala Terbaring Sakit Tanpa KTP dan Perawatan
- Pebalap Astra Honda Ramadhipa Bidik Podium Kedua di Moto3 Junior World Championship Estoril
Naisyah berasumsi bila ada satu masyarakat yang positif Covid-19 di dalam rumah, maka secara otomatis semua akan ikut jadi positif. Pasalnya, Covid-19 adalah penyakit yang menular.
“Bila ada 1 positif maka seisi rumah akan di Swab semua,” ungkapnya.
Saat ini, kata dia, pihaknya fokus pada enam kecamatan pusat episentrum di Kota Makassar. Namun, delapan kecamatan lain juga akan tetap di rangking.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
