Masuk

PM Israel Dikecam Usai Dukung Pembentukan Negara Palestina, Netanyahu: Saya Tidak Akan Membiarkan Anda

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Perdana Menteri Israel, Yair Lapid, tuai kecaman usai menyatakan dukungannya terhadap pembentukan Negara Palestina.

Pernyataan dukungan Yair Lapid ini disampaikan pada saat dia berpidato di Sidang Majelis Umum PBB. Sontak, pidatonya ini mendapat kritikan tajam dari eks PM Israel, Benjamin Netanyahu.

Seperti dilansir dari laman AFP, Sabtu 24 September 2022, Yair Lapid menegaskan jika saat ini posisi yang dia pegang sebagai PM Israel, yakni solusi untuk ke dua negara yang berkonflik menjadi kepentingan Israel.

Baca Juga: Tuding Netanyahu Tak Setia, Donald Trump Umpat dalam Bahasa Kotor!

Namun, Benjamin Netanyahu mengatakan tidak akan membiarkan Yair Lapid memberikan dukungan untuk pembentukan Negara Palestina.

Netanyahu dari pihak sayap kanan menuding Yair Lapid selama ini membantu Palestina dengan tiba-tiba membahas perjuangan mereka dalam puncak pertemuan PBB.

Dia juga menuduh Yair Lapid akan memberikan kebebasan bernegara kepada Palestina sementara dia menilai bahwa itu akan menjadi sebuah ancaman untuk Israel.

Baca Juga: Gantikan Netanyahu, Naftali Bennett Calon PM Baru Israel: Saya Sudah Sering Bunuh Orang Arab

“Hari ini dia ingin memberikan Palestina sebuah negara teroris di jantung Israel dan negara itu akan mengancam kita”, Benjamin Netanyahu.

Netanyahu kemudian menegaskan jika dia dan pihaknya tidak akan membiarkan Yair Lapid mendukung pembentukan Negara Palestina.

“Tapi izinkan saya memberi tahu anda bapak Lapid, Mitra-mitra sata dan saya tidak akan membiarkan anda”, tegasnya.

PM Israel Dukung Pembentukan Negara Palestina

Baca Juga: Ngaku Tentaranya Paling Bermoral, PM Israel Sesali Banyak Nyawa Berguguran

Sebelumnya, Yair Lapid dalam pidatonya di pertemuan PBB menyampaikan jika dia mendukung pembentukan Negara Palestina.

Yair Lapid mengatakan jika meskipun saat ini ada hambatan, namun dia mengatakan ada kesepakatan dengan Palestina untuk pembentukan negara dan ini dinilai hal yang tepat demi keamanan Israel.

Selain itu, dia mengatakan jika sebagain besar masyarakat Israel mendukung kesepakatan dua negara tersebut, Yair Lapid salah satunya.

Kendati demikian, ada syarat yang dikeluarkan oleh Israel jika Palestina ingin membentuk negara, yakni kedepannya, Negara Palestina harus dalam keadaan damai.

“Kami hanya memiliki satu syarat, bahwa Negara Palestina di masa depan harus damai”, kata Yair Lapid dalam pidatonya.

Presiden AS Puji PM Israel

Sontak, pidato dukungan PM Israel ini disambut gembira oleh forum PBB, salah satu yang memuji tindakan Yair Lapid adalah Presiden AS, Joe Biden yang menyebut PM Israel berani.