“Ketika feedback dibangun melalui pendekatan coaching, leader tidak hanya membantu memperbaiki performa, tetapi juga membantu individu menemukan potensi terbaiknya,” jelas Bambang Yapri.
Ia juga menyoroti pentingnya penerapan konsep feedforward yang lebih berorientasi pada pengembangan masa depan dan menciptakan ruang dialog yang konstruktif dalam organisasi.
Sementara itu, Fauziah Zulfitri menilai coaching kini telah menjadi kompetensi penting yang wajib dimiliki pemimpin modern.

“Leader masa kini dituntut bukan hanya mampu memberi solusi, tetapi juga mampu mengajukan pertanyaan yang memberdayakan. Coaching conversation yang konsisten dapat meningkatkan ownership, engagement, hingga kualitas kolaborasi di dalam tim,” ujar Fauziah Zulfitri.
Selain melalui HR Meet & Talk 2026, PMSM Indonesia juga terus memperkuat perannya sebagai organisasi profesi SDM melalui berbagai program pengembangan kompetensi, seminar, workshop, coaching, mentoring, hingga forum networking strategis bagi praktisi HR dan profesional lintas industri.
- Kalla Institute dan Google Perkuat Kompetensi AI dan Smart Technology
- Sompo Indonesia Catat Kinerja Keuangan Kuat pada 2025, Tegaskan Komitmen Perlindungan Nasabah
- Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1425 Jeneponto Mengangkat Derita Keluarga Sederhana, Membangun Rumah dan Harapan
- Resmikan dan Uji Coba JIAT, Bupati Sidrap Dorong Program Tiga Kali Tanam dalam Setahun
- Tujuh Tahun Penantian, Impian di Usia Senja, Sali Binti Bando Catat Sejarah JCH Tertua Jeneponto
Melalui berbagai program tersebut, PMSM berharap dapat mendorong lahirnya praktisi HR yang lebih adaptif, strategis, dan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan daya saing sumber daya manusia Indonesia di masa depan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
