Polbangtan Gowa Gelar Webinar dengan Tema Peluang Usaha Peternakan di Era New Normal

Polbangtan Gowa Gelar Webinar dengan Tema Peluang Usaha Peternakan di Era New Normal

Polbangtan
Redaksi

Tim Redaksi

Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa menggelar webinar nasional dengan tema “Peluang Usaha Peternakan di Era New Normal”. Kegiatan berlangsung pukul 10.00 Wita secara virtual melalui aplikasi zoom webinar, Selasa (27/10)

Hadir sebagai narasumber yaknik Dr. Siti Munifah, M.Si (Sekertaris Badan PPSDMP), Tri Melasari, S.Pt., M.Si (Ditjen PKH), Dr. Syahdar Baba, S.Pt., MP (Komisaris Maiwa Breeding Center dan Kepala Pusat Unggulan Peternakan Center of Livestock Innovation, Universitas Hasanuddin).

Kegiatan resmi dibuka langsung oleh Direktur Polbangtan Gowa Dr. Ir. Syaifuddin, MP. Dalam sambutannya Syaifuddin menyampaikan bahwa salah satu program yang dikembangkan saat ini adalah budidaya ternak unggas, kemudian adanya pengolahan hasil ternak, dan pembibitan sapi.

“Saat ini kami sedang mengembangkan ternak unggas dimana pakannya bukan merupakan pakan impor, pengolahan hasil ternak seperti membuat bakso dan sosis, dan pembibitan sapi hasil breeding” ujar Syaifuddin.

Usai membuka secara resmi kegiatan dilanjutkan dengan mendengarkan pemaparan materi dari para narasumber. Dr. Siti Munifah, M.Si memberikan materi terkait “Peluang Usaha Peternakan Di Era New Normal”. Dalam penjelasannya, Munifah mengatakan jangan selalu mengandalkan ingin bekerja sebagai pegawai di mall atau di café yang sifatnya pelayanan jasa tanpa kita punya keterampilan khusus atau basic life skill.

Baca Juga

Munifah juga menjelaskan bahwa arahan dari bapak Menteri Pertanian dalam percepatan regenerasi petani bahwa “anak muda yang mau terjun dibidang pertanian bisa punya peluang kehidupan dan ekonomi yang lebih baik. Apalagi memanfaatkan teknologi yang tersedia maka dunia dalam genggaman kalian” imbuh Munifah.

Dalam materi intinya dijelaskan bahwa pandemic menimbulkan masalah sekaligus peluang dimana mengharuskan pelaku bisnis merubah cara bisnisnya namun tetap menjalin relasi yang baik dengan konsumen dengan mengoptimalkan teknologi yang ada dan tentunya meningkatkan produktivitas melalui karya inovatif salah satunya adalah smart farming yang sedang dikembangkan oleh Kementerian Pertanian.

Tri Melasari S.Pt., M.Si memberikan materi terkait “Kontribusi Sub Sektor Pertanian”. Dalam penjelasannya Tri Melasari menjelaskan kontribusi terhadap penyediaan pangan sumber protein hewani seperti daging sapid dan susu sebagian besar masih melakukan impor sehingga peluang dibidang penyediaan daging sapi dan sapi perah sangat besar.

Adapun kebijakan dan upaya pemerintah dalam memperkecil dampak pandemic covid ini antara lain pembelian ayam ras pedaging oleh integrator dan industri pakan serta penyerapan ayam ras oleh BUMD, pembelian telur oleh Pemda/BUMD/perusda untuk bantuan operasional masyarakat, fasilitasi distribusi ternak dengan kapal ternak, dan restrukturisasi KUR.

Dr. Syahdar Baba, S.Pt., MP memberikan materi terkait “Peluang Usaha Dibidang Peternakan”. Dalam paparannya Syahdar Baba menjelaskan usaha dibidang peternakan sangatlah menguntungkan dikarenakan salah satu kebutuhan manusia berasal dari hewani seperti daging sebagai makanan pokok, enak dan bergizi, produk turunan, dan harga sangat variatif. Disamping itu nilai jual produk akan semakin tinggi keuntungannya jika distribusinya semakin ke hilir. 

Sebagai penutup Syahrir Baba mengatakan bahwa masa depan peternakan tergantung pada generasi muda saat ini. Harapan masa depan peternakan ada dipundak generasi muda apakah kedepan akan tetap eksis atau tenggelam” ujar Syahrir.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.