Polda Sulsel Soal Isu Kedatangan Habib Rizieq ke Makassar: Kita Tindaki Jika Ada Kerumunan

Ibrahim Tompo
Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo. (Foto: Tribunnews)

Terkini.id, Makassar – Isu kedatangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab ke Kota Makassar, menjadi perbincangan banyak netizen.

Seperti diketahui, beberapa hari belakangan ini, sejumlah daerah terjadi pro kontra antara pihak yang menerima dan menolak kedatangan Habib Rizieq.

Di Kota Makassar, sejumlah baliho atau spanduk penolakan kedatangan Rizieq Shihab di Makassar terpasang di sejumlah titik.

Spanduk itu mengatasnamakan Koalisi Masyarakat Sulsel Cinta Tanah Air.

Berdasarkan pantauan di sejumlah ruas jalan di Kota Makassar, spanduk tersebut bertuliskan “Demi menjaga persatuan Ummat dan Bangsa, Kami Masyarakat Sulsel Menolak Kedatangan Habib Rizieq di Sulsel.”

Menarik untuk Anda:

Koordinator Koalisi Masyarakat Sulsel Cinta Tanah Air, Mahmud Abbas mengungkapkan penolakan pihaknya terhadap Rizieq Shihab semata-mata untuk menghindari terjadinya perpecahan sesama anak bangsa.

“Kita tetap mengedepankan persatuan umat dan bangsa, apalagi kedatangan Habib Rizieq juga pasti menimbulkan kerumunan, padahal di Makassar masih dalam situasi pandemi Covid-19, kita perlu waspadai bertambahnya klaster baru di Makassar,” ujar Abbas lewat keterangan tertulisnya, Selasa 24 November 2020.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo mengatakan bahwa pihaknya tak segan menindak adanya kerumunan massa jika benar Rizieq Shihab datang ke Makassar.

Namun, sampai saat ini ia belum mendapatkan informasi terkait rencana kedatangan Imam Besar FPI tersebut.

“Tidak ada (informasi). Namun jika ada kerumunan massa maka akan kita bubarkan dan proses hukum,” tegas Ibrahim saat dihubungi, Selasa 24 November 2020.

Sebelumnya, Juru Bicara DPD FPI Sulsel Muhammad Abduh Rachman telah membantah kabar yang menyebut Habib Rizieq Shihab akan berkeliling ke wilayah Indonesia, termasuk ke Kota Makassar untuk melakukan safari dakwah.

“Itu hoaks. Sampai sekarang pengurus belum rapat atau musyawarah soal kedatang HRS,” ujar Abduh, Kamis 24 November 2020 seperti dikutip dari Suara.com.

Ia mengatakan, kondisi pandemi Covid-19 yang masih terus mewabah tidak memungkinkan bagi Rizieq Shihab untuk melakukan safari dakwah di Makassar.

“Hoaks dan itu sekedar wacana saja. Apalagi dikaitkan dengan kondisi sekarang ini. Harus hati-hati mengolah berita dan isu,” jelasnya.

Abduh pun mengaku sampai saat ini belum ada petunjuk dan perintah dari DPP FPI terkait rencana kedatangan Rizieq ke Sulawesi Selatan.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Keluarga Korban Sriwijaya Air SJ182 Tabur Bunga di Kecelakaan

Siswi Kristen Dipaksa Jilbab, Putri Gus Dur: Hak Pendidikan Warga Tidak Boleh Dibatasi Pakaian

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar