Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel Mengemuka, Ketua INTI Soroti Dugaan Rasisme Terselubung

Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel Mengemuka, Ketua INTI Soroti Dugaan Rasisme Terselubung

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Ia menegaskan persoalan rasial seharusnya tidak lagi relevan di era sekarang. Menurutnya, diskriminasi terhadap anak muda justru dapat memadamkan semangat generasi muda untuk mengabdi kepada bangsa.

“Berabad-abad telah memberikan kontribusi oleh nenek moyang mereka juga sebelum ada Indonesia, sebelum sepakat membangun Indonesia pada waktu itu. Jadi keluarga Tionghoa itu bukan hanya berkontribusi dalam hal material tapi termasuk jiwa,” paparnya.

“Sayang sekali kalau ada seseorang merasakan didiskriminasi sehingga api semangat yang sedang menyala justru diredupkan kembali,” lanjutnya.

Albertus berharap polemik tersebut dapat diselesaikan secara terbuka dan adil agar tidak meninggalkan kesan adanya perlakuan berbeda terhadap warga berdasarkan etnis tertentu.

“Mudah-mudahan ini hanya kekeliruan tetapi kalau ini kesengajaan sangat disayangkan sebenarnya. Artinya kita belum move on untuk membangun sebuah Sulawesi Selatan yang lebih berkebudayaan, berkeadilan,” tegasnya.

Baca Juga

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menegaskan proses seleksi Paskibraka tingkat nasional telah berjalan profesional, objektif, dan sesuai mekanisme yang berlaku.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sulsel, Bustanul, mengatakan proses seleksi melibatkan tim dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), DPPI Pusat, TNI, Polri, hingga Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres).

“Seleksi ini adalah kewenangan Pemerintah Provinsi. Di mana yang diseleksi ini adalah utusan terpilih dari Kabupaten dan Kota. Untuk seleksi ke tingkat pusat itu dilakukan oleh panitia seleksi dari pusat yang hadir bersamaan dengan seleksi provinsi,” kata Bustanul di Makassar, Senin (25/5/2026).

Ia menjelaskan penilaian peserta tidak hanya berdasarkan tes akademik dan wawasan kebangsaan, tetapi juga mencakup aspek kesamaptaan, keterampilan, peraturan baris-berbaris (PBB), hingga kepribadian peserta.

“Di dalamnya ada BPIP Pusat, ada DPPI Pusat, ada Setmilpres untuk menentukan yang ke pusat. Saya pastikan bahwa seleksi yang dimaksud itu terlaksana sesuai dengan ketentuan dan berjalan secara objektif dan transparan,” jelasnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.