Polisi: Dua Kades di Soppeng Diduga Korupsi Dana Desa

Kasat Reskrim Polres Soppeng AKP Rujianto

Terkini.id, Soppeng – Dua oknum Kepala desa di Kabupaten Soppeng diduga melakukan penyelewengan dana desa dan pemalsuan tanda tangan dalam laporan pertanggungjawaban desa.

Dua oknum kepala desa tersebut antara lain AR di Desa Labae Kecamatan Citta dan YS di Desa Laringgi Kecamatan Marioriawa.

Polisi telah melakukan penyelidikan dan penyidikan atas keterlibatan dua oknum kepala desa tersebut.

Untuk Labae, pihak kepolisian sudah menaikan ke tahap penyidikan, lantaran yang bersangkutan diduga melakukan mark up harga material dan laporan pertanggungjawaban fiktif untuk honor pekerja.

Hal tersebut terbukti saat Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengaudit berkas Laporan Pertanggungjawaban Desa Labbae tahun 2017, dan dari hasi audit BPK ditemukan adanya kerugian negara sebanyak Rp 400 juta.

Kepolisian Resort Soppeng saat ini sudah menerimah hasil audit dari badan pemeriksaa keungan Provinsi Sulawesi Selatan.

Kasat Reskrim Polres Soppeng AKP Rujianto mengatakan, pihaknya menaikan kasus labae dari penyelidikan ke tahap sidik, lantaran terbukti telah melakukan penyelewengan anggaran ADD dan adanya kerugian negara.

“Sudah kita naikkan ke tahap sidik, Insya Allah kita akan memanggil BPK untuk memberikan keterangan sebagai saksi ahli. Setelah itu kami akan mentersangkakan kades Labae,” ujar mantan Kasat Narkoba Polres Bulukumba itu.

Sementara, Kepala Desa Laringgi juga diduga melakukan penyelewengan dan pemalsuan tanda tangan dalam laporan pertanggung jawaban ADD tahun 2015/2016.

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidakan terkait ada laporan penyelewengan dan tandangan palsu yang dilakukan Kepala Desa Laringgi.

“Mengenai Kades Laringgi, kami sementara melakukan penyelidikan dan saksi-saksi,” ungkapnya.

Dirinya menambahkan, pihaknya sudah memeriksa 30 saksi kasus penyelewengan dana desa Labae yakni bendahara Desa, sekretaris desa, rekanan, tim pelaksana kegiatan desa (TPK) dan para pekerja.

Perlu diketahui, dua kapada desa yang diduga melakukan penyelewengan dan tanda tangan palsu laporan pertanggungjawaban dana desa merupakan kades terpilih dalam pemilihan kepala desa November 2018 lalu.

Berita Terkait
Komentar
Terkini
Soppeng

Kominfo Soppeng Bina Anggota KIM, Ini Tujuannya

Terkini.id, Soppeng - Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Soppeng melakukan pembinaan dan pengembangan kelompok informasi masyarakat (KIM), di Ruang Pola Kantor Bupati Soppeng,
Soppeng

Pemkab Soppeng Kembali Gelar Subuh Mengaji

Terkini.id,Soppeng - Pemerintah Kabupaten Soppeng kembali menggalakkan Subuh berjamaah, di Masjid Nurul Yaqin Dusun Lenrang, Desa Jampu, Kecamatan Liliriaja. Selasa 17 September 2019.Dulunya, gerakan