Terkini.id, Jakarta – Kepolisian Malaysia akan melacak dan menangkap orang-orang yang hobi menonton film porno di internet secara real time 24 jam.
Hal itu dilakukan Polisi Diraja Malaysia dengan menggunakan sebuah teknologi.
Melansir News Straits Times, Kamis, 27 Agustus 2020, Asisten Komisaris Kepolisian Malaysia, Ong Chin Lan, mengatakan bahwa teknologi tersebut akan mencari dan menentukan pengguna internet yang menonton film porno.
Menurutnya, teknologi tersebut akan bekerja untuk mendeteksi mereka yang berselancar di situs-situs pornografi.
“Kami menggunakan perangkat lunak yang khusus dikembangkan untuk memungkinkan kami mengidentifikasi, menemukan, dan melacak kunjungan ke situs-situs porno, terutama yang melibatkan pornografi anak,” ujar Ong.
- Munafri Dampingi Fadli Zon Tinjau Benteng Rotterdam, Revitalisasi Ditargetkan Dimulai Tahun Ini
- Wabup Gowa dan Kodim 1409 Perkuat Silaturahmi Lewat Nobar Piala Dunia 2026
- Olymrun 2026 Makassar Target 5.000 Pelari, PaninBank Dukung Gaya Hidup Sehat
- Mendagri Resmi Tutup HUT Dekranas ke-46 di Makassar, Apresiasi Dukungan Wali Kota Munafri
- 151 UMKM Ramaikan Dekra Ekspo 2026, Wali Kota Munafri: Makassar Perkuat Posisi sebagai Pusat Ekonomi Kreatif
Data lewat teknologi itu, kata Ong, kemudian akan diolah Komisi Komunikasi dan Multimedia Malaysia (MCMC).
Dari hasil olahan data MCMC, Kepolisian Malaysia selanjutnya bisa memperoleh rincian pengguna internet yang sering mengakses situs pornografi.
Setelah itu, kata Ong, pengguna tersebut akan dipanggil untuk diinterogasi oleh pihak kepolisian.
“Kami kemudian akan memanggil mereka untuk diinterogasi atau kami bahkan dapat menahan mereka saat di rumah atau di mana pun,” ujarnya.
Adapun teknologi tersebut, kata Ong, dikembangkan di Amerika Serikat (AS).
“Data-data seperti alamat IP, lokasi, nama situs porno akan terbuka berkat teknologi tersebut,” jelasnya.
Menurut data dari laporan polisi Belanda, lanjut Ong, teridentifikasi hampir 20 ribu alamat IP di Malaysia aktif mengunggah dan mengunduh gambar dan rekaman eksplisit anak di bawah umur.
Berdasarkan laporan itu juga terungkap bahwa Malaysia memiliki jumlah orang yang paling banyak mengunduh film pornografi anak.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
