Terkini.id, Islamabad – Polisi tangkap 50 orang perusak kuil Hindu buntut dugaan penodaan agama di Pakistan. Otoritas keamanan dalam hal ini pihak kepolisian di Pakistan telah menangkap 50 orang yang diduga melakukan perusakan kuil Hindu di kota terpencil Pakistan Timur. Saat ini, polisi juga tengah mengejar 100 orang pelaku lainnya pada Sabtu 7 Agustus 2021 waktu setempat.
Serangan terjadi di sebuah kuil di Kota Bhong provinsi Punjab pada Rabu 4 Agustus 2021 lalu. Seperti dilansir dari CNNIndonesia, Sabtu 7 Agustus 2021, serangan dipicu dugaan penodaan sekolah agama seorang anak laki-laki. Massa yang marah kemudian membakar pintu utama kuil dan merusak sejumlah patung.
Selama ini, warga Muslim dan Hindu umumnya hidup damai di Pakistan yang mayoritas Muslim, namun serangan terhadap berbagai kuil Hindu meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Sebagian besar umat Hindu Pakistan bermigrasi ke India pada 1947.
Kepala kepolisian daerah setempat, Jam Ghaffar mengatakan kondisi kondusif sudah terjadi usai penambahan polisi dan pasukan paramiliter yang mencari para pelaku perusakan kuil lainnya.
Sementara itu, pemimpin komunitas Hindu, Ramesh Kumar mengatakan serangan tersebut merupakan respons lambat politik yang memperburuk situasi dan kerusakan kuil.
Konflik sentimen agama di Bhong bermula setelah pengadilan menjatuhkan putusan jaminan kepada seorang bocah laki-laki berusia delapan tahun. Bocah tersebut ditangkap karena diduga sengaja buang air kecil di perpustakaan sekolah yang menyimpan teks keagamaan.
Massa pun menuduh bocah itu melakukan penistaan agama, yang bisa mengakibatkan hukuman mati.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
