Terkini.id, Jakarta – Sosok Ketua Barikade 98, Benny Rhamdani menuai perhatian publik usai polisikan pengamat politik Rocky Gerung atas dugaan penghinaan terhadap Presiden Jokowi.
Hal itu dilakukan Benny Rhamdani karena merasa kepala negara telah dihina dengan sebutan ‘bajingan tolol’ dalam pernyataan Rocky Gerung yang tengah viral.
Lantaran hal itu pula, Benny dianggap sedang mencari muka ke Presiden Jokowi.
Anggapan tersebut dilontarkan oleh pengamat politik sekaligus Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie.
Menurut Jerry Massie, Benny Rhamdani tak berhak mengadukan Rocky meskipun yang bersangkutan mengatasnamakan sebagai relawan Jokowi.
“Memang dia yang diserang Rocky? Benny sok jagoan, cari muka,” ujar Jerry Massie kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis 3 Agustus 2023.
Lebih lanjut, Jerry juga menilai kata-kata Rocky Gerung yang menyebut Jokowi sebagai “bajingan tolol” merupakan bahasa kritik yang pedas kepada sosok pemimpin.
“Ada kata-kata kasar dari Rocky, barangkali dia punya dalih menyampaikan narasi ‘Bajingan dan Tolol’,” tuturnya.
Ia pun mengaku tidak heran jika kritik pedas itu ditujukan kepada Jokowi, karena sering berulang kejadian pelaporan terhadap pengkritik rezim.
“Ini sering terjadi akibat tidak puas dengan rezim yang semena-mena,” jelasnya.
Diketahui, Rocky Gerung tengah menjadi sorotan usai memberikan kritik terhadap Presiden Jokowo dengan menggunakan kata ‘bajingan’.
Bahkan, gegara perkataan itu Rocky Gerung dipolisikan oleh sejumlah relawan Jokowi, salah satunya Benny Rhamdani.
Belakangan, Rocky menyebut kata ‘bajingan’ itu merupakan akronim Jawa dari bagusing jiwo angen-angening pangeran yang berarti orang yang dicintai Tuhan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
