Terkini.id, Jakarta – Politikus Gerindra, Andre Rosiade menyindir keras pegiat media sosial Denny Siregar terkait cuitannya yang menyinggung soal Padang.
Lewat cuitannya di Twitter, Sabtu 23 Januari 2021, Andre Rosiade meminta Denny Siregar agar tak usah banyak bicara.
Menurutnya, orang seperti Denny selama ini hanya menjadi beban bagi pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
“Lu enggak usah banyak Bacot deh bro. Orang kayak lu ini beban bagi pemerintah pak Jokowi,” cuit Andre Rosiade menandai Twitter Jokowi.
Ia pun mengaku geram dengan cuitan Denny Siregar tersebut. Pasalnya, kata Andre, di saat Jokowi membutuhkan dukungan seluruh rakyat namun Denny malah membuat pernyataan yang asal-asalan.
- Menuju Porsenijar Sulsel, Rombongan PGRI Bantaeng Alami Kecelakaan Beruntun Di Bone
- Dirgahayu Bhayangkara Ke-80, Kokohkan Sinergi, Forkopimda Jeneponto Tegaskan Komitmen Mengabdi Untuk Rakyat
- Kalla Translog Raih Platinum Fleet Toyota di Jepang, Konsisten Melayani Pelanggan Selama 23 Tahun
- Cobig Tour Bantah Pernyataan Garuda Indonesia, Tegaskan Visa 361 Jamaah Umrah Sudah Terbit
- Wawali Makassar Aliyah Mustika Ilham Apresiasi Dedikasi Polri di Hari Bhayangkara ke-80
“Di saat Presiden butuh dukungan Seluruh Rakyat, lu malah bikin komentar Asbun,” ungkap Andre Rosiade.
Denny Siregar singgung Padang
Kritikan keras Andre tersebut ia lontarkan menanggapi cuitan Denny Siregar yang menyebut Padang tidak seindah Nasi Padang.
“Padang ternyata tidak seindah nasi padang, yang ada dimana-mana dan dinikmati banyak orang tanpa melihat golongan,” kata Denny Siregar di Twitter miliknya.
Adapun cuitan Denny tersebut diduga menyindir kasus sebuah sekolah negeri di Padang, Sumatera Barat yang memberlakukan aturan pemaksaan jilbab terhadap salah seorang siswi nonmuslim di sekolah itu.
Denny dalam unggahannya itu membeberkan bahwa pemaksaan pemakaian jilbab terhadap siswi SMKN di Padang ternyata sudah berlangsung lama.
Namun, kata Denny Siregar, baru kasus yang menimpa seorang siswi nonmuslim di SMKN 2 Padang itu yang terekspose ke publik lantaran keberanian dari orang tua siswi tersebut bersuara di media sosial.
“Ternyata pemaksaan jilbab di SMKN sudah berlangsung lama, hanya kemaren ada yang berani bersuara. Itu hanya himbauan? Pret!,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
