Politisi Budiman Sudjatmiko Menyinggung Aksi Sosial Yang Dilakukan Awkarin: “Sensasi atau Esensi?”

Terkini.id, Makassar — Baru-baru ini ramai di sosial media Twitter terkait salah satu cuitan politisi dan aktivis, Budiman Sudjatmiko. Ia sempat bersuara mengenai gerakan dan aksi sosial yang dilakukan oleh influencer muda Awkarin dengan mencuit di akun Twitter-nya @budimandjatmiko.

Pada cuitan tersebut Budiman berkata;

“2 contoh kebaikan oleh 2 perempuan: 1. Awkarin & 2. Tri Mumpuni.. Yg pertama basisnya sensasi, yang ke 2 esensi. Kebaikan harus sensasional tp yang lebih penting juga esensial. Tak cukup salah 1. Budaya kita lebih suka yg pertama, meski tubuh kita butuh yg ke 2.”

Cuitan tersebut seketika membuat warga Twitter ramai dan “bersuara”. Mereka merasa perlu menanggapi dan mempertanyakan maksud postingan salah satu politisi Partai Rakyat Demoktratik tersebut.

Cuitan Budiman Sudjatmiko yang ramai di akun Twitter @budimandjatmiko

Sebagian besar mendukung aksi Awkarin yang dinilai lebih bisa memberi kontribusi terhadap berbagai kejadian alam yang sedang terjadi di Indonesia dan menyadarkan akan hal baik dengan mengajak followers-nya ikut berkontribusi untuk memulihkan kondisi Indonesia saat ini.

Hal tersebut turut membuat salah satu Asia Best Young Enterpreneur of Business, Iim Fahima Jachja, angkat suara. Melalui akun Twitter-nya @iimfahima ia mengetwit;

“Kehebatan @awkarin: Menggunakan influencenya utk mengajak orang berbuat baik.

Kehebatan bu Sri Mumpuni: Bukan pejabat tp melakukan hal yg harusnya tanggung jawab negara.

Ngga usah menggunakan sesama perempuan utk merendahkan perempuan lain!

Norak!”

Tanggapan Founder dari Queenrides, Iim Fahima Jachja

Iim Fahima menganggap bahwa Budiman Sudjatmiko mencoba untuk merendahkan inisiatif Awkarin, dan membandingkan 2 nama perempuan yang masing-masing memiliki perannya sendiri.

Aktivis Ananda Badudu yang baru-baru ini berurusan dengan pihak aparat pun turut memberikan dukungannya untuk Awkarin, ia menuliskan “Maju terus @awkarin, we love you :)” di akun Twitter-nya @anandabadudu

Tanggapan aktivis sekaligus musisi, Ananda Badudu

Namun, tidak sedikit juga yang membela Budiman Sudjatmiko. Mereka beranggapan warga Twitter hanya menyalahartikan maksud kata “sensasional” dari perkataan Budiman. Seperti yang disebut beberapa akun di bawah ini:

@MasbroSocrates: “Anda mungkin menyalahartikan makna “sensasional”, sama spt org menyalahartikan istilah “emosional” dgn arti marah2.

@AstraAugusta: “Karena sensi sama kata2 ‘sensasi’ 😀 Aku awalnya juga mikir “Ih apasih, yg penting kan Awkarin dah berbuat baik kok malah disebut nyari sensasi doang”, tapi setelah baca tweetnya sampe selesai, oh maksudnya begini toh”

Sedangkan respon dari Awkarin cukup positif, ia malah memposting link film dokumenter yang ia dan tim-nya buat dengan tujuan untuk mengajak politisi berpartisipasi dalam aksinya.

Respon Awkarin terhadap cuitan Budiman Sudjatmiko

Berita Terkait
Komentar
Terkini
News

Gowa Raih Swasti Saba Wistara

Terkini.id,Jakarta - Pemerintah Kabupaten Gowa kembali meraih penghargaan tingkat nasional. Kali ini, predikat yang diraih sebagai Kabupaten/Kota Sehat  Tahun 2019 dengan penghargaan Swasti Saba