Masuk

Polri Gencar Berantas Judi Online, Bos Judi Apin BK Kabur ke Singapura

Komentar

Terkini.id, JakartaAparat kepolisian sedang gencar memberantas praktik judi online di Indonesia. Di Sumatera Utara, seorang bos judi online, yakni Apin BK atau biasa disebut Joni, diketahui kabur ke negara Singapura.

Informasi tersebut diketahui setelah penggerebekan judi online miliknya di Komplek Cemara Asri, Kecamatan Percut Seituan, Sumatera Utara dlakukan aparat kepolisian.

Jhoni diketahui kabur setelah bisnis judinya diobrak-abrik oleh aparat kepolisian. 

Baca Juga: Ferdy Sambo Bantah Terlibat Judi Online: Justru Saya Memberantas!

“Melalui koordinasi dengan Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Medan pada tanggal 16 Agustus 2022 dan diperoleh informasi bahwa dia dan keluarganya telah melintas di TPI (Tempat Pemeriksaan Imigrasi) Kualanamu sejak tanggal 9 Agustus 2022 ke Singapura,” terang Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Hadi Wahyudi, Senin 22 Agustus 2022.

Diketahui, kepolisian telah menetapkan Apin BK sebagai tersangka dalam kasus judi online yang telah digebek aparat kepolisian tersebut.

Selain Apin, seorang anak buahnya yakni Niko Prasetya juga telah ditetapkan sebagai tersangka.

Baca Juga: Pengakuan Lucinta Luna Jadi PSK: Pertama Kali ke Singapura Digituin, Ada Persenannya

Niko, dalam kerajaan bisnis judi Apin BK, berperan sebagai pimpinan operator. Berbeda dengan Apin, Niko telah ditahan oleh aparat kepolisian di Polda Sumut.

Apin BK alias Jhoni, sedianya mau diperiksa oleh Kepolisian pada Senin 22 Agustus 2022. Akan tetapi, Jhoni diketahui mangkir dari panggilan penyidik.

Atas kasus tersebut, aparat Polda Sumur telah memeriksa sedikitnya 19 saksi terkait praktik judi online yang terjadi di Warung Warna Warni Kompleks Cemara Asri itu dan memblokir sebanyak 134 rekening diduga sebagai alat transaksi pelaku.