Positif Corona, Prof Idrus Tulis Kisah Haru di Balik Ruang Isolasi

Terkini.id, Makassar – Mantan dokter Kepresidenan era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Prof Idrus A Paturusi menuliskan kisah haru di balik ruang isolasi tempatnya dirawat.

Kisah itu diunggah mantan Rektor Universitas Hasanuddin tersebut pada Jumat 27 Maret 2020 sekitar pukul 07:56 WITA. Berikut isi unggahannya:

Ass ww, dari ruang isolasi isinkan saya menyampaikan ungkapan terima kasih yang sangat dalam kepada para Sahabat, kerabat, sejawat, masyarakat dan seluruh relawan kesehatan atas doanya.

Baca Juga: Prof Idrus Paturusi Lantik Pengurus Ikatan Alumni Perikanan Unhas Periode...

Berkat doa itu, Alhamdulillah hari ini saya merasa lebih sehat setelah kemarin suhu tubuh saya agak meninggi.

Pada kesempatan ini saya ingin mengingatkan kepada sejawat relawan medis dan paramedis, terhusus adik-adikku, anak-anakku para dokter para perawat yang bertugas baik di rumah sakit maupun di Puskesmas untuk menjaga kesehatan dalam menjalankan tugas mulia ini.

Baca Juga: Ditemukan 4.941 Warga Makassar Saturasi di Bawah 90 Persen, Prof...

Ingat banyak masyarakat yang sangat tergantung dan menaruh harapan atas kerja profesional kita.

Mari kita bekerja dan melayani dengan ikhlas Inshaa Allah Yang Maha Kuasa senantiasa memberikan petunjukNya.

Sumpah Hypocrates yang pernah kita ucapkan mengantarkan saya akan membaktikan hidup saya demi perikemanusiaan harus selalu jadi pedoman.

Baca Juga: Ditemukan 4.941 Warga Makassar Saturasi di Bawah 90 Persen, Prof...

Keikhlasan kalian yang bekerja walaupun dengan APD yang tidak maksimal harus menjadi perhatian pemerintah.

Walaupun demikian Alhamdulillah banyak masyarakat juga dengan ikhlas ikut berbagi. Sekali lagi sebagai relawan Kesehatan perlu tetap menjaga stamina dan daya tahan.

Semoga krisis wabah ini cepat dapat diatasi. Cuplikan video di WUHAN dimana para relawan kesehatan yang telah mengakhiri tugasnya membuat banyak orang terharu, betapa masyarakat Wuhan berbaris dengan tertib pada jalan-jalan yang dilalui kendaraan para relawan yang akan kembali ke daerahnya masing-masing.

Mereka mengelukan malah sampai mereka bersujud melepas kepergian mereka. Satu contoh bagaimana memerangi wabah ini. Di bilik isolasi ini saya berdoa semoga adik-adimku anak-anakku para relawan senantiasa diberikan kekuatan kesehatan dalam menjalankan tugas mulia ini.

Lakukanlah kebaikan sekecil apapun dengan keikhlasan oleh karena mungkin itu yang akan memasukkan kita kedalam Surga.

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=2629481497273544&id=100006351589322

Bagikan