Posting Foto Iriana Jokowi, Netizen Sindir Rektor ITK: Penutup Kepala Ala Manusia Gurun

Posting Foto Iriana Jokowi, Netizen Sindir Rektor ITK: Penutup Kepala Ala Manusia Gurun

FD
R
Fachri Djaman
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Postingan Rektor Institut Teknologi Kalimantan atau ITK yakni Prof Budi Santosa yang menyebut jilbab sebagai penutup kepala ala manusia gurun, menuai sorotan publik. Terkait hal itu, netizen pun membagikan foto Ibu Negara Iriana Jokowi tengah mengenakan hijab.

Adapun netizen yang membagikan foto Iriana Jokowi mengenakan jilbab dan menyindir istilah Rektor ITK itu yakni pengguna Twitter, Ravispa_STB.

Lewat cuitannya di Twitter, Sabtu 30 April 2022, netizen itu menyebut Ibu Negara yakni Iriana Jokowi menggunakan penutup kepala ala manusia gurun seperti yang diistilahkan Rektor ITK Budi Santosa.

“Beliau adalah Ibu Negara Indonesia sejak 20 Oktober 2014. Nampak jelas beliau menggunakan ‘penutup kepala ala manusia gurun’ (mengikut istilah rektor ITK Budi Santosa),” cuit netizen Ravispa_STB.

Dilihat dari foto unggahan netizen itu, tampak Istri Presiden Jokowi yakni Iriana tengah mengenakan jilbab berwarna pink.

Posting Foto Iriana Jokowi, Netizen Sindir Rektor ITK: Penutup Kepala Ala Manusia Gurun
Baca Juga

Diwartakan sebelumnya, sebuah foto tangkapan layar yang memperlihatkan postingan Rektor ITK Prof Budi Santosa melontarkan hinaan terhadap jilbab viral di media sosial.

Dalam isi postingannya itu, Budi Santosa awalnya mengaku telah mewawancara beberapa mahasiswa yang mengikuti program Dikti ke luar negeri.

“Saya berkesempatan mewawancara beberapa mahasiswa yang ikut mobilitas mahasiswa ke luar negeri. Program Dikti yang dibiayai LPDP ini banyak mendapat perhatian dari para mahasiswa,” tulis Prof Budi Santosa.

Menurutnya, para mahasiswa yang mengikuti program beasiswa itu banyak membicarakan hal-hal yang ‘membumi’.

“Mereka berbicara tentang hal yang membumi: apa cita-citanya, minatnya, usaha-usaha untuk mendukung cita-citanya, apa kontribusi untuk masyarakat dan bangsanya,” tuturnya.

Ia pun mengungkapkan, para mahasiswa yang ia wawancara tersebut sama sekali tak pernah mengucap kata-kata yang lazim diucapkan umat Muslim.

“Pilihan kata-katanya juga jauh dari kata-kata langit Inshaallah, barakallah, syiar, qadarullah, dsb,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Prof Budi Santosa mengatakan dari 16 mahasiswa yang ia wawancara 14 di antaranya adalah wanita.

“Dari 16 yang saya harus wawancara, hanya ada 2 cowok dan sisanya mahasiswi. Dari 14, ada 2 tidak hadir,” bebernya.

Menurut Rektor ITK ini, kedua belas mahasiswi Muslimah yang ia wawancara itu tak satupun yang mengenakan jilbab yang kemudian disindirnya dengan istilah penutup kepala ala manusia gurun.

“Jadi 12 mahasiswi yang saya wawancara, tidak satu pun menutup kepala ala manusia gurun,” ujarnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.