Prabowo di Depan Ratusan Ribu Massa: Ibu Pertiwi Diperkosa, Bocor 2.000 Triliun!

Suasana kampanye Akbar Prabowo-Sandi yang digelar di Gelora Bung Karno, Minggu 7 April 2019.(ist)
Suasana kampanye Akbar Prabowo-Sandi yang digelar di Gelora Bung Karno, Minggu 7 April 2019.(ist)

Terkini.id, Jakarta – Calon Presiden (Capres) memberi orasi yang berapi-api saat hadir di Kampanye Akbar yang digelar di Gelora Bung Karno, Minggu 7 April 2019.

Prabowo Subianto memulai pidatonya dengan menyampaikan syukur bisa menghadiri kampanye akbar di Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta.

Dalam pidatonya, Prabowo mengungkapkan besarnya dukungan terhadapnya yang ditunjukkan oleh banyaknya massa yang datang jauh-jauh dari luar daerah.

“Saya bersyukur, berterima kasih Allah SWT Tuhan Maha Besar, terima kasih ya Tuhan, kau berikan kesempatan untuk membela rakyat saya. Kau beri kesempatan untuk melawan angkara murka, untuk melawan ketidakadilan, untuk melawan pemimpin-pemimpin yang menipu rakyatnya sendiri,” kata Prabowo di GBK, Jakarta, Minggu 7 april 2019.

“Saya berdiri di sini karena saya berpandangan bahwa negara kita sedang sakit, saudara-saudara sekalian. Ibu pertiwi sedang diperkosa, saudara-saudara sekalian!” kata Prabowo.

Dalam pidato tersebut, beberapa pernyataan Prabowo keras menyinggung Capres Petahana.

Pernyataan tersebut sudah cukup sering dilontarkan Prabowo di setiap kampanye.

“Kekayaan kita diambil terus, hak-hak rakyat diinjek-injek, kepala desa dipanggil, diancam-ancam. Kiai-kiai, ulama, dikejar-kejar. Emak-emak ditangkap,” ungkap Prabowo dalam orasinya.

Dia mengungkapkan, pada tiga hari lalu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membeberkan ada Rp 2.000 triliun anggaran negara yang bocor. Bukan cuma itu, ada sekitar Rp 10 ribu triliun dana yang diambil asing.

“Bayangkan, uang Rp 10 ribu triliun itu kita bisa aap. Kita bisa bangun 800 pabrik,” katanya.

Berita Terkait
Komentar
Terkini