Presiden Jokowi Larang Ekspor Minyak Goreng, Mulyanto: Jangan Dibuat Untuk Redakan Kegaduhan Masyarakat!

Presiden Jokowi Larang Ekspor Minyak Goreng, Mulyanto: Jangan Dibuat Untuk Redakan Kegaduhan Masyarakat!

SW
R
St. Wahidayani
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Perihal pelarangan ekspor minyak goreng yang sempat menuai perbincangan berbagai pihak, kini Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto meminta agar kebijakan tersebut yang telah ditekan Presiden Jokowi bukan kebijakan yang hanya meredam kegaduhan.

Hal tersebut disampaikan lantaran ditangkapnya Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan serta sejumlah pimpinan perusahaan minyak goreng raksasa.

“Keputusan Presiden Jokowi melarang ekspor minyak goreng dan CPO jangan angin-anginan. Jangan dibuat sekedar untuk meredakan kegaduhan masyarakat,” kata Mulyanto.

Selain dari itu, Politisi PKS itu berharap kebijakan larangan ekspor minyak goreng bisa bertahan lama, tidak senasib dengan larangan ekspor batu bara yang hanya berlangsung selama sepekan.

“Semoga kebijakan itu tidak bernasib sama seperti larangan ekspor batu bara yang hanya berumur sepekan. Dan ironisnya kebijakan larangan ekspor batu bara yang ditetapkan Presiden dibatalkan oleh Menko Maritim dan Investasi,” kata Mulyanto. Dikutip dari Populis. Sabtu, 23 April 2022.

Baca Juga

Menurut Mulyanto pemerintah sudah semestinya memprioritaskan minyak goreng dan bahan baku minyak goreng bagi kebutuhan pasar dalam negeri.

Sebab sangat memalukan apabila masyarakat kesulitan mendapat minyak goreng padahal tinggal di negara produsen minyak goreng terbesar.

“Indonesia sebagai negara produsen terbesar minyak goreng dunia, namun di sisi lain rakyatnya justru antri minyak goreng, karena langka. Ini kan kondisi yang memalukan,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Presiden Jokowi memutuskan untuk melarang ekspor bahan baku minyak goreng dan minyak goreng mulai hari Kamis 28 April 2022.

Keputusan itu dilakukan agar pasokan minyak goreng di dalam negeri kembali melimpah dan harganya murah. Hal tersebut diputuskan presiden dalam rapat terbatas bersama menterinya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.