Terkini.id – Jakarta – Presiden Rusia, Vladimir Putin menegaskan bahwa kebebasan berpendapat tidak termasuk dengan menghina-hina Nabi Muhammad SAW.
Hal ini Putin sampaikan dalam konferensi pers akhir tahun 2020 lalu.
Ustaz Yusuf Martak selaku ketua GNPF Ulama, memuji sikap Presiden Rusia Vladimir Putin yang membela Nabi Muhammad SAW.
Ustaz Yusuf Martak menjelaskan bahwa Rusia merupakan sebuah negara yang penduduknya bukan mayoritas Islam. Akan tetapi, Presidennya justru melindungi dan melarang masyarakatnya menghina simbol-simbol agama Islam maupun agama lain.
Dia menjelaskan alasan presiden Rusia bisa bertindak seperti itu adalah karena pemimpin sekelas Putin adalah pemimpin level dunia yang setara dengan negara negara super power yang lain seperti Amerika, Eropa dan lainnya.
- Yusuf Martak: Menteri Non Islam Larang Muslim Ibadah, Sangat Lucu
- Waduh! Yusuf Martak Sebut Prabowo Pernah Bawa Uang Hasil Sumbangan Umat, Beneran?
- Yusuf Martak Mengaku Anak Pahlawan, Habib Zein Assegaf: Anda Bukan Anaknya Cuma Ponakan
- Yusuf Martak Ingatkan Jangan Menyesal Jika Umat Islam Hilang Kesabaran, Denny Siregar: Umat Kadrun Kali!
- Yusuf Martak Peringatkan Jangan Menyesal jika Umat Islam Hilang Kesabaran, DS: Umat Kadrun Kale
Hal ini berbeda dengan di Indonesia yang justru rezim pemerintahan Joko Widodo saat ini dianggap telah disesaki oleh komunis gaya baru. Sehingga para penista agama maupun penghina Rasulullah bebas berkeliaran.
“Bagi negara besar seperti Rusia siapapun pemimpin atau presidennya selalu akan menjalankan konstitusi dan garis-garis haluan negara yang sudah menjadi dasar tata negara mereka, bukan sesuai selera presiden yang sedang memimpin kadang ada yang cenderung otoriter berpihak pada oligarki,” jelas Yusuf Martak pada Minggu, 26 Desmber 2021 dilansir dari RMOL.
Lebih lanjut Yusuf Martak berharap NKRI bisa dijauhkan dari para pengacau-pengacau bayaran atau para penista agama. Dia juga berharap pemimpin NKRI nantinya adalah pemimpin yang benar-benar mencintai negara dan bangsanya.
“Karena kesempatan ini adalah kesempatan yang saya nanti-nantikan sebagai lahan jihad kami membela agama Allah. Semoga semua agama, negara dan bangsa kita dibebaskan dari pengacau-pengacau bayaran cukong serta NKRI mendapat pemimpin yang seratus persen mencintai negara dan bangsanya serta tidak tergantung dengan negara lain terutama negara yang berpaham komunis,” kata Yusuf Martak.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
