Terkini.id, Makassar – Ketua Prodi KPI Universitas Muhammadiyah Makassar Dr Sudir Khoadi menyebut bahwa tema Moderasi Beragama adalah produk barat untuk mengontrol dunia Islam.
Hal tersebut ia sampaikan dalam Konferensi Internasional Moderasi Beragama yang diselenggarakan oleh Fakultas Agama Islam Unismuh Makassar yang bekerjasama dengan Ikatan Keluarga Alumni (IKA) KPI Unismuh Makassar, Kamis, 30 Juni 2022.
Menurutnya, moderasi bergama ini menjadi doktrin yang menjadi alasan pemerintah AS menginvasi negara-negara yang tidak tunduk pada kebijakannya.
“Negara-negara Islam yang tunduk kepada kebijakan Barat, Islamnya masuk ke dalam term Islam moderat, dan sebaliknya secara otomatis Islamnya adalah Islam teroris,” jelas Sudir Khoadi.
Untuk keluar dari tekanan politik AS dan sekutunya, banyak negara yang berusaha menghadirkan wajah baru Islam yang sesuai dengan selera Barat, kata Sudir Khoadi.

Dalam makalah berjudul “Moderasi Islam dalam Strategi dan Manhaj Dakwah Studi Kasus Perjanjian Hudaibiyah dan Aplikasinya di Indonesia” yang dipresentasikan Sudir Khoadi menguaraikan bahwa konsepsi moderasi Islam melekat pada kebaikan dan keadilan kaum muslimin.
Dalam risetnya Sudir Khoadi menerangkan hasil kajian literatur terhadap moderasi Islam menunjukan bahwa konsepsi yang melekat pada kaum muslimin dilandasi oleh kebaikan dan keadilan.
“Umat Islam dipilih oleh Allah karena umat terbaik yang dilandasi oleh keadilan dan proporsional dalam semua urusan vertikal maupun horizontal,” katanya.
Lebih jauh, Dr Sudir Khoadi memotret perjanjian Hudaibiyah menjadi salah satu bentuk konkret moderasi Islam versi Alquran dalam strategi dakwah.
“Klausul-klausul perjanjian yang disodorkan oleh Suhail bin Amar diratifikasi sebagai salah satu bentuk konkret moderasi Islam yang harus proporsional bermuamalah kepada lawannya yang menawarkan perjanjian damai,” terangnya.
Hal yang sama seharusnya diaplikasikan di Indonesia, sambung Sudir Khoadi, para dai seyogianya mendakwahkan Islam dengan proporsional, bertahap, mengakomodir kultur mad’u, dan tidak ekstrim ke kiri ataupun ke kanan. []
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
