Terkini.id, Jakarta – Netizen di media sosial menuding dalang di balik penangkapan dokter Richard Lee adalah oknum penjual krim kecantikan abal-abal yang tidak punya izin BPOM.
Seperti diketahui, Richard Lee merupakan dokter bidang kecantikan dan youtuber, seringkali mengulas sejumlah produk krim kecantikan yang mengandung zat berbahaya dan tidak berizin BPOM.
Hal itu juga yang membuatnya berseteru dengan artis Kartika Putri. Penangkapan dr Richard Lee juga diketahui akibat buntut dari laporan Kartika Putri.
Kini, dokter Richard Lee telah dibebaskan dari Polda Metro Jaya pada Kamis, 12 Agustus 2021. Kebebasannya itu disambut oleh sang istri, Reni Effendi dengan pelukan hangat.
Di media sosial, netizen menyuarakan petisi untuk mengawal dr Richard lee hingga bebas dari masalah hukum tersebut. Apalagi, meskipun sudah dibebaskan, dr Richard tetap berstatus sebagai tersangka.
- Omset Capai 200 Juta perbulan dengan Gaji Karyawan 15 Juta, Pabrik Sampo ini Digrebek Polisi Karena Ilegal
- Terbaru! BPOM Rilis 9 Produk Kosmetik Bermerkuri yang Laris Manis di Pasaran
- Sunscreen Dianggap Sepele Orang Indonesia, Kamu Bagaimana?
- Aliyah Mustika Ilham Minta Konsumen Cek Keamanan Makanan dan Produk Kosmetik
“Kawal dr. richard lee sampe bebas dari tuntutan ‘oknum’ penjual krim abal-abal ga bpom dan tuntut balik ‘oknum’ tsb (emoticon Tangan melipat),” tulis pemilik akun @herseysgang.
Dia pun membagikan petisi berjudul ‘Selamatkan tokoh penyelamat kaum wanita Indonesia’. Bisa diakses di situs https://t.co/RJ1iQQUp7c?amp=1
Dalam petisi tersebut, dijelaskan, dokter Richard lee selama ini rutin memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat umum tentang krim berbahaya dan tidak memiliki izin BPOM agar tidak sembarangan digunakan.
Akan tetapi, imbauan dokter disalah artikan oleh beberapa oknum sebagai “menyerang”.
“Dokter juga menghimbau agar Tokoh/Artis/Selebriti untuk berhati-hati menerima bentuk promosi atau penyebaran produk yang tidak memiliki izin edar ataupun perlu pengawasan dari ahli, dengan tujuan tidak memberikan informasi yang akhirnya di ikuti atau menjadi contoh yang tidak baik untuk khalayak banyak.
Dokter juga memberikan informasi secara faktual dan berbasis data dari penelitian-penelitian, serta data faktual yang diberika oleh pihak yang sudah bersertifikasi dan layak, juga dokter sudah berkecimpung serta menangani langsung korban dari produk/barang/kosmetik berbahaya tersebut dengan tujuan agar tidak ada lagi korban dari produk/barang/kosmetik serupa,” tulis postingan itu.
Hingga berita ini diterbitkan, petisi itu sudah ditandatangani sebanyak 300.000 netizen.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
