Melinda juga menekankan pentingnya keberlanjutan program agar tidak hanya dijalankan saat penilaian lomba, melainkan menjadi kebiasaan jangka panjang masyarakat.
“Kebun ini harus berkelanjutan, bukan hanya karena lomba, tetapi dimanfaatkan secara konsisten untuk kebutuhan sehari-hari,” tegasnya.
Selain itu, ia mendorong penguatan konsep urban farming sebagai solusi pemanfaatan lahan terbatas di wilayah perkotaan yang sejalan dengan program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
“Peran aktif kader PKK sangat penting dalam memastikan program ini berjalan optimal di lapangan,” katanya.
Selain di Ujung Pandang, TP PKK Kota Makassar juga melaksanakan kegiatan serupa di Kecamatan Wajo dan Bontoala, yang meliputi peninjauan kebun serta pelaksanaan bimtek.
- Dr Aspa Muji Resmi Dilantik Pj Sekda, Langkah Strategis Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Jeneponto
- Perkara Peredaran 544 Kayu Ilegal di Makassar Masuk Tahap II, Tersangka dan Barang Bukti Dilimpahkan
- Pemerintah Pusat Apresiasi Kinerja Pemkot, Makassar Didorong Jadi Percontohan Nasional
- Di Balik Jeritan Siswa Kejadian 23 April 2026, Kasus MBG Terhenti di Tengah Jalan?
- Kanwil DJP Sulselbartra Peringkat Kedua Nasional Pertumbuhan Pelaporan SPT 2025
Dalam bimtek tersebut, peserta mendapatkan pemaparan terkait indikator penilaian kebun Aku Hatinya PKK, pengelolaan halaman, serta program pendukung seperti pembentukan dapur B2SA dan gerakan SI HIJAU.
Melalui rangkaian kegiatan ini, TP PKK Kota Makassar berharap seluruh kecamatan mampu mengoptimalkan kebun Aku Hatinya PKK sebagai solusi nyata dalam mendukung ketahanan pangan keluarga sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
