Proyek Tender Pemkot Makassar Mangkrak, Begini Alasanya

Proyek Tender Pemkot Makassar Mangkrak, Begini Alasanya

K
HZ
Kamsah
Hasbi Zainuddin

Tim Redaksi

Terkini.id, Makassar – Penyelesaian proyek tender di lingkup pemerintah Kota Makassar mendapat perhatian dari sejumlah pihak lantaran berjalan lamban. Beberapa penyedia yang tidak memenuhi syarat menjadi salah satu alasan.

Plt Kepala Sub Bagian Monitoring dan Evaluasi Bagian Layanan Barang dan Jasa (BLPBJ) Setda Kota Makassar, Idham Umakaapa menyebut sebanyak 338 proyek di LPSE per 25 Oktober 2019.

Di antara semua proyek yang telah terdata, dia mengatakan sebanyak 61 paket yang senilai Rp101 miliar. Sementara yang dalam proses ada 277 paket yang sudah selesai dengan nilai mencapai Rp496 miliar.

“Dan masih ada kurang lebih 506 yang sementara pra tender. Akan tetapi itu sudah termasuk juga proyek yang belum diusulkan,” ungkap Idham, Selasa, 29 Oktober 2019.

Terkait lambatnya proses tender, Idham menjelaskan beberapa kendala yang dihadapi pemerintah kota. Misalnya, pada proses tender gagal biasanya tidak ada penyedia yang memenuhi syarat dan tidak ada rekanan yang mendaftar.

Adapun terkait paket yang gagal tender, Idham menyampaikan tidak bisa merincikan sebab pada dasarnya paket memiliki mekanisme dan jalur untuk ditetapkan.

“Yang tahu itu di Pokja masing-masing,” tuturnya singkat.

Berdasarkan infomasi dari situs LPSE Makassar, masih ada banyak proyek beranggaran besar yang masih dalam proses tender. Di antaranya pembangunan instalasi pengelolaan air limbah IPAL 18 Puskesmas dengan harga perkiraan sendiri (HPS) sebesar Rp2,3 miliar.

Kepala Sub Bagian Pelaksanaan Pengadaan BLPBJ Kota Makassar, Surahman menyatakan
pihaknya optimistis semua paket yang telah ditarget tahun 2019 ini bisa selesai dan rampung.

Namun, upaya tersebut harus mendapat dukungan dari Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) terkait proses pemilihan penyedia atau rekanan.

“SKPD harus proaktif menyediakan dokumennya untuk pengadaan barang dan jasa, dan kami siap melakukan proses percepatan,” ujarnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.