PSBB Transisi Bikin Susah, Anies Bakal Beri Insentif ke Sektor Usaha Terdampak

Terkini.id, Jakarta – Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta membuat pendapatan sejumlah sektor usaha mengalami penurunan.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pun menyampaikan, bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana memberikan insentif pajak untuk beberapa sektor.

Hal ini lantaran pendapatan sejumlah sektor menurun setelah Covid-19 mewabah. Apalagi Jakarta menerapkan Penerapan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Baca Juga: Pengamat: Jika Anies Dipinang Nasdem, Itu Bagus untuk Karier Politiknya...

“Tadi ada banyak pertanyaan mengenai pajak. Benar kita ada beberapa rencana insentif pajak yang akan kita berikan. Saat ini sedang dalam fase penggodokan. Dan teman-teman media yang sudah mengikuti Jakarta pasti tahu persis, saya tidak biasa mengumumkan sebelum regulasinya ada,” ucap Anies di Mal Kota Kasablanka yang disiarkan oleh Akun Youtube Pemprov DKI, Selasa 16 Juni 2020.

Salah satu sektor yang dipertimbangkan untuk diberikan insentif adalah pajak mal. Akan tetapi, menurut dia masih akan dikaji mengingat pajak mal ditentukan oleh jumlah pengunjung.

Baca Juga: Blakblakan, Refly Harun Sebut Kapasitas Anies Jauh Lebih Baik Dibandingkan...

“Tadi Pak Stefanus Ridwan (Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia) cerita bahwa dalam satu hari kemarin, sudah 20an persen kira-kira pengunjung yang masuk. Karena pajak kita adalah fungsi transaksi,” kata dia.

“Jadi semakin banyak pengunjung, semakin tinggi transaksi, maka pajak yang akan kita dapat juga akan makin tinggi. Nah seberapa cepat recover-nya, kita ingin lebih cepat. Mudah-mudahan lebih cepat ini bisa recover,” lanjut Anies.

Sementara itu, Ia belum bisa memperkirakan apakah transaksi di mal akan naik atau turun selama masa transisi PSBB.

Baca Juga: Soal Pendemo Anies yang Itu-Itu Aja, Geisz Chalifah Singgung Kedengkian...

“Mudah-mudahan nanti lebih banyak yang naik, tapi seberapa cepat kita belum tahu,” tutupnya.

Bagikan