Terkini.id, Makassar – Manajemen PSM Makassar telah mencapai kesepakatan penting dengan Taufan Pawe, mantan Wali Kota Parepare, yang baru-baru ini mengakhiri masa jabatannya.
Kesepakatan tersebut berbentuk MoU (Nota Kesepahaman) yang menandai komitmen PSM Makassar untuk tetap menggunakan Stadion Gelora BJ Habibie (GBH), Parepare, sebagai markas mereka dalam lima tahun ke depan.
Penandatanganan MoU tersebut melibatkan Direktur Utama PT PSM Makassar, Sadikin Aksa, dan Taufan Pawe, dan resmi berlaku sejak tanggal 1 Juni 2023, sejak kompetisi resmi Liga 1 musim 2023-2024 dimulai.
Kepala PT PSM Makassar, Sadikin, menyatakan bahwa kebijakan ini memiliki makna penting bagi Pasukan Ramang.
PSM Makassar, yang dikenal sebagai tim tertua di Indonesia, pernah menjadi sorotan karena tidak memiliki stadion tetap. Namun, sekarang, dengan MoU ini, masa-masa sulit tersebut teratasi.
- Walikota Makassar Sambangi Markas Latihan PSM, Suntik Semangat Jelang Laga Tandang
- Asmo Sulsel Coaching Clinic PSM, Edukasi Safety Riding hingga Panggung Bakat di SMAN 21 Makassar
- PSM Makassar Krisis Pemain Jelang Hadapi Malut United
- PSM Makassar vs Persebaya: Ujian Karakter Dua Tim yang Sedang Mencari Stabilitas
- Cahaya Bone dan PSM Makassar Teken MoU Terkait Layanan Tiket dan Transportasi Bagi Suporter ke Stadion
“PSM Makassar menjadi juara setelah 23 tahun penantian,” ujar Sadikin, Selasa, 31 Oktober 2023.
Selain berdampak positif bagi PSM Makassar, keputusan Taufan Pawe ini juga akan meningkatkan perekonomian masyarakat Kota Parepare.
Kehadiran PSM di kota ini diharapkan memberikan dorongan bagi aktivitas jual beli di tengah-tengah masyarakat.
Sadikin pun optimis bahwa kontrak jangka panjang ini akan berjalan sejalan dengan perkembangan ekonomi di Parepare, khususnya di sekitar stadion, yang juga diharapkan akan mengalami peningkatan.
“Dengan kontrak jangka panjang ini, Insyaallah, perekonomian warga Parepare juga akan tumbuh,” tambah Sadikin.
Dalam kerja sama ini, tidak banyak perubahan yang terjadi. Penggunaan Stadion GBH Parepare oleh PSM masih mengacu pada Peraturan Daerah Parepare, dengan tarif sebesar Rp500 ribu per hari.
Selain itu, PSM juga akan terus membayar pajak hiburan pertandingan olahraga sebesar 10% dari hasil penjualan tiket.
Kesepakatan ini menandai langkah positif dalam menjaga hubungan erat antara PSM Makassar dan Kota Parepare serta menyediakan stabilitas bagi klub sepak bola tertua di Indonesia.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
