Terkini.id, Jakarta – Politisi PDIP, Ruhut Sitompul menyindir balik pihak-pihak yang menyindir Ketua DPP PDIP, Puan Maharani yang menanam padi sambil hujan-hujanan.
Ia mengatakan bahwa orang-orang yang menyindir Puan Maharani adalah barisan sakit hati dan kadrun-kadrun yang stres.
“Yang menyindir Mba Puan Maharani Ketua DPR RI menanam padi Barisan Sakit Hati, kadrun-kadrun yang stresss mendekati pesong selalu berpikir negatif,” kata Ruhut Sitompul melalui akun Twitter pribadinya pada Sabtu, 13 November 2021.
“Tolong hormati pernyataan Mas Hasto Kristiyanto Sekjen PDI Perjuangan yang Berpikir positif,” sambungnya.
Bersama pernyataannya, Ruhut Sitompul membagikan berita soal mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti dan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon yang menyindir Puan.
- Hasto Kristiyanto dan Puan Hadiri Acara di Istora Senayan
- Nikita Mirzani ke Puan Maharani: Bisa Enggak PDIP Anteng Aja, Puyeng!
- DPR Siap Laksanakan Putusan MK Terkait Sistem Pemilu
- Ketua DPR RI Puan Maharani Soroti Kasus KDRT yang Marak Terjadi
- CEK FAKTA: Suami Puan Maharani Terjerat Korupsi, Gunakan Elite Partai
Seperti diberitakan Terkini.id sebelumnya, Susi Pudjiastuti menyindir bahwa biasanya petani tak menanam padi saat hujan.
“Biasanya petani menanam padi tidak hujan hujanan,” katanya melalui akun Twitter resminya pada Kamis, 11 November 2021.
Sementara itu, Anggota Komisi I DPR, Fadli Zon menyindir Puan dengan menyebutkan soal pencitraan era 4.0.
“Belum belajar pencitraan 4.0?” katanya.
Adapun Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto sempat menanggapi soal sindiran-sindiran yang diterima Puan Maharani.
“Apa yang dilakukan Mbak Puan menunjukkan bagaimana ideologi bekerja dalam praktik politik, turun ke bawah, termasuk menyatu bersama petani sebagai salah satu representasi rakyat Indonesia,” katanya, dilansir dari Detik News.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
