Terkini.id, Jakarta – Politisi PDIP Perjuangan, Dewi Tanjung mengaku akan melaporkan Anggota DPR Fraksi Gerindra Fadli Zon ke polisi terkait video bokep.
Lewat cuitannya di Twitter, Jumat 8 Januari 2021, Dewi Tanjung menilai Fadli Zon telah membohongi publik lantaran mengaku bukan dirinya yang me-like postingan video bokep tersebut melainkan admin yang mengendalikan media sosialnya.
“Nyai Mau Melaporkan Padli zonk Ke polisi karna Telah MEMBOHONGI PUBLIK,” cuit Dewi Tanjung.
Ia pun mengaku memiliki bukti bahwa Fadli sendirilah yang mengendalikan Twitter miliknya itu.
Postingan video porno tersebut, kata Dewi, di-like oleh Fadli Zon dan bukan perbuatan dari staf adminnya seperti yang diungkapkan politisi Partai Gerindra itu dalam klarifikasinya terkait kasus tersebut.
- Beredar Seruan Aksi Dukungan untuk JK,KALLA Minta Semua Pihak Menahan Diri
- Gelar Aksi Ujuk Rasa, NasDem Sulsel Tolak Narasi Pemberitaan yang Dinilai Menyesatkan
- Macawa Fest 2026 Tawarkan Pengalaman Event Berstandar Global
- Syuting di Makassar, "Akal Imitasi" Tampilkan Kritik terhadap Teknologi Pendidikan
- Santomo Hadirkan Layanan GoMolis, Solusi Motor Listrik untuk Ojol di Makassar dan Surabaya
“Ini bukti dia sendiri yang kendalikan Akun Twitternya Begitu Buka Bokep Pake Bohongin masyarakat bahwa itu kecerobohan anak buahnya,” ujar Dewi Tanjung.
Menurutnya, Fadli seharusnya mengaku khilaf atas perbuatannya itu dan bukannya malah membantah dengan membohongi publik.
“Ngaku aja Kilaf orang juga pasti Maklumi kalo bilang kilaf,” tutur Dewi.
Sebelumnya, Fadli Zon angkat bicara soal kehebohan di media sosial yang menyebut dirinya me-like postingan video sebuah situs bokep.
Fadli lewat cuitannya di Twitter, Kamis 7 Januari 2021, menyebut penyebab hal itu kemungkinan karena adanya kelalaian dari staf admin yang mengelola media sosialnya.
Menurutnya, ia tak pernah me-like atau menyukai situs video bokep melainkan hanya memblokir pengguna Twitter lainnya.
“Sy n Tim Admin sudah cek keanehan akun twitter ini kemarin. Sudah pasti tak pernah like situs tak senonoh, yang ada selalu blokir,” cuit Fadli Zon.
Terkait hal itu, Fadli mengatakan kemungkinan ada kelalaian dari staf adminnya saat memblokir. Ia pun mengaku sudah menegur dan mengevaluasi stafnya itu.
“Mungkin saja ada kelalaian staf ketika blokir. Sudah saya tegur n evaluasi,” tuturnya.
Anggota DPR RI itu kemudian menjelaskan alasannya memblokir sejumlah pengguna Twitter.
Ia mengungkapkan bahwa yang diblokir oleh pihaknya tersebut adalah pengguna Twitter anonim yang tidak jelas.
“Sekaligus bersih-bersih dari banyak akun anonim tak jelas, juga reset kembali password,” kata Fadli.
Dalam cuitannya itu, Fadli Zon juga menegaskan bahwa Twitter miliknya tersebut tidak hanya dikelolanya sendiri melainkan ada 4 orang admin yang ia pekerjakan.
“Dua hari kemarin, Tim Admin juga menerima beberapa notifikasi ada upaya login n retas menggunakan perangkat lain. Akun ini dikelola oleh saya n Tim Admin 4 orang,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
