Makassar Terkini
Masuk

Pukat UPA Dikabarkan Laporkan Pj Walikota, Ombusman: Itu Tidak Benar

Terkini.id, Makassar – Kepala Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Sulawasi Selatan Subhan Djoer membantah isu yang menyebut Pusat Kajian Anti Korupsi Universitas Patria Artha (Pukat UPA) melaporkan kebijakan Penjabat Wali Kota Makassar M Iqbal Samad Suhaeb Ihwal pembatalan 39 SK Wali Kota.

“Tidak benar Pukat UPA melakukan pelaporan ke ombudsman RI,” kata Subhan saat dikonfirmasi Terkini.id, Kamis, 29 Agustus 2019.

Pernyataan itu ia merespons berita yang beredar yang menyatakan Pukat UPA melaporkan Pj Wali Kota Iqbal perihal maladministrasi.

Menurut Subhan, kedatangan Pukat UPA keĀ  kemarin sekadar silaturahmi biasa, dan berdiskusi dengan Kepala Ombudsman. Ia menjelaskan bahwa pelaporan itu memiliki persyaratan.

“Pelaporan itu ada SOP nya, ada asisten yg bertugas menerima laporan dg berbagai persyaratan,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa Kepala Ombudsman RI Sulsel tidak bertugas menerima laporan. Namun, kata dia, pihaknya bisa menerima tamu siapa saja.

“Kemudian tamu yang berdiskusi tidak otomatis dikatakan melapor,” teranganya.

Subhan pun menegaskan bahwa Ombusman RI tak bisa dijadikan alat bagi kepentingan apapun dan oleh siapa pun.

“Ombudsman RI tdk bisa dijadikan alat oleh siapapun untuk kepentingan kepentingan tertentu,” pungkasnya.