Terkini.id, Makassar — Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar Irwan Adnan menyebut tengah menyiapkan anggaran untuk pembuatan peta nilai tanah kepada Badan Pertanahan Nasional (BPN).
Irwan mengatakan pembuatan peta nilai tanah bakal digunakan untuk penilaian Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) sehingga ada penyesuaian mendekati nilai pasar.
“Jadi NJOP nya kita akan sesuaikan sehingga akan mendekati nilai pasar yang sudah sesuai dengan kondisi lahan makassar,” ujar Irwan, Rabu, 2 Oktober 2019.
Terkait nominal anggaran pembuatan peta, Irwan mengatakan, akan melihat terlebih dahulu kebutuhan BPN dan kemampuan Bapenda. Ia mengatakan hal itu tak bisa diperkirakan.
“Nanti diserahkan ke BPN kemudian diperiksa, dilihat secara teknis kemudian nanti BPN akan koordinasi dengan pusat. Kami hanya menerima hasil dari pembuatan peta nilai tanah,” ungkapnya.
- DPRD Mamasa Pelajari Tata Kelola Pajak dan Retribusi di Bapenda Makassar
- TP2DD Makassar 2026: Digitalisasi Jadi Strategi Utama Dongkrak PAD
- Kepala Bapenda Makassar Dampingi Wali Kota Serahkan LKPD 2025 ke BPK Sulsel
- Bapenda Makassar Ambil Bagian di Musrenbang RKPD 2027, Perkuat Dukungan untuk Pembangunan Kota
- Bapenda Makassar Jadi Rujukan, BPKAD Merauke Datang Belajar Optimalisasi PAD
“Parsial saja ini, apakah dua kawasan atau tiga kawasan tergantung berapa kebutuhan dari BPN,” sambungnya.
Meski begitu, Irwan mengatakan telah menyiapkan anggaran kurang lebih 500 juta untuk anggaran perubahan pembuatan peta nilai tanah.
Namun, kata Irwan, jika BPN sudah memenuhi ketentuan dan aturan-aturan yang ada.
“Kita tunggu kepastian dari BPN,” tutupnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
