Pustaka Pattingalloang Gelar FGD Sumpah Pemuda, Dihadiri Ketua DPRD

Pustaka Pattingalloang
Pustaka Pattingalloang Gelar FGD Sumpah Pemuda, Dihadiri Ketua DPRD

Terkini.id, Bantaeng – Dalam rangka memperingati hari Sumpah Pemuda, Pustaka Pattingalloang menggelar Focus Group Discussion (FDG) di Aula kantor desa lama Bonto Rannu, Kabupaten Bantaeng, Jumat 30 Oktober 2020.

Kegiatan ini mengusung tema Memajukan Sinergitas Pemuda Milenial “Pemuda Itu Berkarya Bukan Bergaya” yang dibagi menjadi tiga sub tema yaitu upaya pemerintah desa membangun sinergitas untuk anak-anak muda berkarya di desa, Indonesia dalam pusaran bonus demografi.

Sub tema kedua yakni tantangan dan peluang ke depan untuk Bantaeng baik dan Indonesia maju dan ketiga, pemanfaatan bonus demografi berdasarkan potensi Sumber Daya Alam Desa.

Kepala Desa Bonnto Jai Amiluddin sekaligus pamantik materi mengatakan, pemuda milenial adalah pemuda yang berkembang dan maju.

“Untuk memajukan desa kita perlu dukungan dari semua pihak baik pemerintah, pemuda dan masyarakat. Bagaimana kita sama-sama memikirkan, melaksanakan dan mengawasi” ujarnya.

Menarik untuk Anda:

Sementara itu, Hamsyah Ahmad selaku Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) berharap agar seluruh pemuda tetap solid dan mampu berkomitmen.

“Pemuda harus bisa menyatukan pemikiran dan kreativitas dan juga aksi dari ide tersebut,” ungkapnya.

Diskusi tersebut dihadiri oleh Ketua DPRD Hamsyah Ahmad, Kepala Dinas  Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Syahrul Bayan, Kepala Desa Bonto Jai Amiluddin, Kepala Desa Bonto Tangnga Mahmuddin, Kepala Desa Bonto Rannu Abd Kadir, Karang Taruna Desa Bonto Rannu, Karang Taruna Desa Bonto Cinde, UKM Appasulapa, dan komunitas Adventure Karaeng.

Citizen Reporter : Indah Kurnia Lestari

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Upaya Penanganan Covid-19 Jadi Perhatian Ranperda Perubahan APBD Bantaeng

Bupati Bantaeng Serahkan Ranperda APBD Perubahan 2020 ke DPRD

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar