Sambut Sumpah Pemuda, Generasi Milenial Bulukumba Siap Menyongsong Kejayaan Islam

Generasi milenial Bulukumba
Seminar Kampus Luar Biasa sukses diadakan oleh PD LIDMI Bulukumba dan FMDKI Bulukumba

Terkini.id, Bulukumba – Seminar Kampus Luar Biasa sukses diadakan oleh PD LIDMI Bulukumba dan FMDKI Bulukumba yang bertempat di Ruang Pola Kantor Bupati Bulukumba, Minggu, 27 Oktober 2019.

Kegiatan ini bertemakan “Sumpah Pemuda, Spirit Generasi Milenial Menyongsong Kejayaan Islam”.

Hadir sebagai pemateri Ustaz Ardian Kamal, M.Sc selaku Pimpinan Yayasan Amal Jariyah Indonesia dan Alumni King Saud University Saudi Arabia.

Ketua PD LIDMI Bulukumba, Supriadi Nasir mengatakan bahwa peran pemuda begitu sentral dalam menyongsong kejayaan Islam ini.

“Tema ini memberikan refleksi sejarah kepada kita tentang peran pemuda Indonesia dalam merebut kemerdekaan dari neokolonialisme maka jika kita benar ingin menyongsong kejayaan Islam maka perhatikanlah pemudanya karena di tangan merekalah kejayaan itu ditegakkan,” ujarnya.

Menarik untuk Anda:

Di awal materinya, Pimpinan Yayasan Amal Jariyah Indonesia ini menyampaikan tentang karakteristik pemuda.

“Karakteristik pemuda itu adalah intelektual dan pembelajar, contohnya Abdullah bin Abbas sang Kiyai Ummat, kemudian sholeh dan berakhlak mulia, contohnya Abdullah bin Umar, serta Tangguh dan Pemberani, contohnya Usamah bin Zaid,” paparnya.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa pemuda itu bukan sekedar intelektual dan pembelajar dalam menyongsong peradaban dan kejayaan Islam, akan tetapi juga harus memiliki sifat amanah dan orientasi kehidupan akhirat yang tinggi.

“Pemuda Islam itu amanah dan sigap seperti Mus’ab bin Umair, serta tekun dan terampil seperti Said bin Tsabit dan pemuda itu orientasi hidupnya adalah akhirat,” tutupnya.

Citizen Reporter: Muhammad Akbar (Infokom PP LIDMI)

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Bupati Bulukumba Lantik 17 Pejabat Fungsional

Askar-Pipink Ingin Kembalikan Nuansa Keagamaan di Bulukumba

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar