Quick Count, Prabowo Unggul Telak 62,20% Versi Lembaga Survei Ini

Prabowo-Sandi
Aa Gym bersama pasangan Capres Prabowo-Sandi. (foto: BPN Prabowo-Sandi)

Terkini.id, Jakarta – Lembaga Pengetahuan dan Ilmu Teknologi (Lapitek) Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI) merilis hasil perhitungan suara pilpres secara real count melalui penelitian penghitungan C1 plano di 8 ribu TPS yang tersebar di berbagai provinsi di Indonesia.

Untuk diketahui, UKRI merupakan perguruan tinggi swasta di Bandung. Adapun Ketua Yayasan yang membawahi UKRI adalah Prabowo Subianto.

Berdasarkan hasil penghitungan itu, pasangan capres 02 Prabowo-Sandi meraup 62,20 persen suara, sedangkan pasangan capres 01 Jokowi-Ma’ruf hanya memperoleh 35,90 persen suara. Adapun jumlah suara tidak sah mencapai 1,90 persen.

Direktur Lapitek UKRI Rohmanizar Setiadi mengatakan institusinya tersebut berhasil mengumpulkan C1 plano di 8 ribu TPS yang ada di seluruh Indonesia.

Jika dipersentasekan dari total TPS yang ada di seluruh Indonesia, maka baru sekitar 1 persen.

Jumlah TPS yang tersebar di seluruh Indonesia ada sebanyak 813.350.

“C1 plano paling banyak diperoleh di wilayah Indonesia bagian barat,” kata Rohmanizar kepada wartawan saat memaparkan hasil temuannya di Aula Prof Soemitro Djojohadikusumo kampus UKRI, Bandung, Kamis 25 April 2019.

Rohmanizar mengungkapkan, Prabowo-Sandi unggul di 23 provinsi. Di antaranya Jawa Barat, Banten, Sumatera Barat, dan Aceh.

Sementara itu, pasangan Jokowi-Ma’ruf unggul di 11 provinsi. Di antaranya Bali, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Timur, dan Sulawesi Utara.

Rohmanizar menyebutkan, penelitiannya itu menggunakan metode multistage random sampling dengan margin of errornya mencapai 2,46 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.
Rohmanizar mengatakan penelitiannya ini masih dilakukan di Indonesia bagian barat.

Untuk wilayah Indonesia bagian timur, Rohmanizar mengaku kesulitan memperoleh data C1 plano.

“Kami menghadapi kesulitan teknis,” sambung Rohmanizar.

Meski demikian, Rohmanizar menyatakan, penelitian yang melibatkan sebanyak 10 ribu relawan itu sudah bisa dianggap merepresentasikan hasil secara nasional.

“Kami lebih banyak mengambil C1 Plano dari wilayah barat, karena jumlah pemilih di pemilu ini kan paling banyak ada di wilayah barat. Jadi hasil ini bisa merepresentasikan hasil nasional,” ujar Rohmanizar.

Sebelumnya, Prabowo Subianto mengaku menang Pilpres 2019 dengan meraup 62 persen suara.

“Saudara sekalian, sebangsa dan setanah air, kita sudah berada di posisi 62 persen. Ini adalah hasil real count.
Dalam posisi lebih dari 320.000 TPS (Tempat Pemungutan Suara),” ujar Prabowo dalam pidatonya di Kertanegara IV, Jakarta Selatan, Rabu 17 April 2019 malam

Berita Terkait
Komentar
Terkini
Opini

74 Tahun Indonesia, Merdeka dalam Penindasan

TANGGAL 17 Agustus 2019, bangsa Indonesia dari Sabang sampai Marauke memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-74 tahun.Berbagai macam bentuk kegiatanpun dilakukan dalam rangka
Opini

Memaknai Kemerdekaan Bukan Sekedar Simbolik

TUJUH belas Agustus merupakan momentum bersejarah sepanjang rentetan peristiwa, yang turut menghiasi dalam konsep Indonesia.Euforia kemerdekaan menggema dari berbagai penjuru mendengar teks proklamasi di
Opini

Aktivis Repotlusioner

SEJARAH gerakan mahasiswa secara heroik menggambarkan kecerdasan dan militansi perjuangan mahasiswa dalam menciptakan gerakan massa dengan tujuan memperbaiki kebobrokan tatanan yang ada di Indonesia.Bagi
Opini

Mengapa Pemadaman Listrik Begitu Lama?

DI mana-mana terjadi mati listrik. Di Amerika, Eropa apalagi Indonesia. Penyebabnya yang berbeda.Persoalannya: Seberapa sering.Seberapa luas.Seberapa lama.Ada kalanya sering mati lampu. Itu karena produksi
Opini

Mensegerakan Revisi PP No. 44 Tahun 2015

KEHADIRAN program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan yang dikelola oleh BPJS Ketenagakerjaan terus memberikan manfaat bagi pekerja kita. Khusus untuk Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan
Opini

Aspal Buton sebagai Aspal Berongga

Buku hasil adaptasi dari disertasi penulis  yang diselesaikan pada program studi Teknik Sipil Universitas Hasanuddin pada tahun 2018 lalu.Buku ini menganalisis pengaruh penambahan bahan
Opini

Titanium Megawati

"Tulis dong soal pidato Bu Mega di Bali"."Tidak mau"."Menarik lho pak. Apalagi kalau DI's Way yang menulis"."Politik. Sensitif," balas saya."Soal Sengon 1 Triliun itu
Opini

Cara BUMN Tiongkok Berkembang

PADA tahun 2015, pemerintah China melakukan reformasi radikal terhadap BUMN. Dari total 117 BUMN, disusutkan menjadi 98 BUMN saja. Dampaknya bukan hanya pengurangan jumlah BUMN