Terkini.id, Jakarta – Pasangan selebritis top Tanah Air, Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, mengeluhkan soal biaya tagihan listrik di rumah mereka yang mencapai nominal Rp 1 juta untuk dua hari atau sekitar Rp 17 juta per bulan.
Orang tua Rafathar ini juga mengeluhkan listrik yang sering turun di hunian mewahnya di kawasan Green Andara Residence, Jakarta Selatan.
Raffi dan Nagita mengeluhkan hal itu saat petugas PLN melakukan layanan tambah daya dari 23 kVA (kilovolt Ampere) ke 33 kVA yang dilakukan pada 27 April lalu.
Menanggapi keluhan tersebut, Manajer PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Ciputat Sigit Arimurti menilai besarnya biaya konsumsi listrik untuk daya listrik rumah Raffi-Nagita itu masih berada dalam batas wajar.
“Tingginya biaya yang dikeluarkan oleh pelanggan atas nama Raffi Ahmad dengan daya listrik 33 ribu VA atau 33 kVA karena beban pemakaian listrik atau konsumsi listrik yang tinggi juga,” ungkap Sigit seperti dikutip dari detikcom, Rabu, 3 Juni 2020.
- Raffi Ahmad Hingga Pemeran Utama Film Pelangi di Mars Hadir di Makassar Ramaikan Nobar Film Sci-Fi Indonesia Terbaru
- Raffi Ahmad Hadir Indonesia Gembira di Mall Pipo Makassar, Hadirkan Hiburan Tanpa Batas
- Raffi Ahmad Bantu Aco yang Berjuang Selamatkan Anaknya 3 Jam di Laut
- Raffi Ahmad: Aldi Taher Dulu Ganteng Banget Kayak Nicholas Saputra
- Usai Selingkuh dengan Rendy, Syahnaz Akhirnya Buka Suara: Aku Menyesal Banget
“Bisa jadi dikarenakan banyak peralatan elektronik atau penggunaan beberapa alat elektronik dengan daya yang besar,” sambungnya.
Untuk mengatasi kendala token listrik di rumah pasangan tersebut, yang harus diinput berkali-kali, Sigit menyarankan agar mereka membeli token listrik sejumlah pemakaian selama sebulan.
Petugas PLN sebelumnya sempat memeriksa panel listrik di rumah pasangan Raffi dan Nagita. Sebab, berdasarkan keluhannya, listrik di rumah pasangan itu sering turun alias jepret.
Berdasarkan hasil pemeriksaan petugas, ditemukan bahwa listrik di rumah Raffi-Nagita sering turun atau jepret dikarenakan alat bernama Miniature Circuit Breaker (MCB) pada panel listrik rumah mereka yangoverloadlantaran pembagian beban listrik yang tidak merata.
Petugas PLN merekomendasikan pasangan tersebut untuk menghubungi instalatir resmi yang tesertifikasi dan terdaftar dalam Asosiasi Kontraktor Listrik untuk melakukan perbaikan pada instalasi rumah pelanggan.
Mendengar penjelasan petugas PLN, Raffi pun mengaku paham. Ia juga mengatakan akan lebih bijak dalam menggunakan listrik.
“Saya ingin berterima kasih pada PLN dan PLN Ciputat. Saya merasakan PLN sudah luar biasa memberikan suplai yang luar biasa, di tempat saya (sudah) tidak ada masalah sama sekali,” ujar Raffi Ahmad.
“Saya juga mengingatkan kepada semuanya, tetap gunakan listrik dengan bijaksana,” pesannya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
