Terkini.Id, Jakarta – Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI Rahmat Bagja membangkitkan kembali dalam ingatan gedung lembaga yang dipimpinya menjadi saksi politik identitas.
Gedung tersebut, berada di Jalan M. H. Thamrin Nomor 14, Menteng, Jakarta Pusat.
“Gedung Thamrin 14 ini adalah gedung yang menyaksikan begitu bertahannya Badan Pengawas Pemilu menghadapi tantangan politisasi identitas di tahun 2019. Tepuk tangan buat gedung kita ini,” kata Bagja dalam puncak acara Peringatan HUT Ke-16 Bawaslu, di Gedung Bawaslu RI, Jakarta, Minggu 21 April 2024, dilansir ANTARAnews.com
Bagja menjelaskan meskipun gedung lembaganya bukan termasuk cagar budaya, tetapi bangunan tersebut menjadi satu-satunya yang pernah dilempar bom.
“Gedung ini adalah saksi, dan tidak pernah ada mungkin gedung penyelenggara pemilu yang dilempar bom molotov selain gedung Bawaslu Thamrin 14 ini,” ujarnya.
- Sejarah! Indonesia Juara AVC Men's Volleyball Cup 2026 dengan Mengalahkan Korea Selatan
- Pesantren Madani Parmusi Dibangun di Tombolo Pao, Kemenag Gowa Pastikan Pendampingan Legalitas
- 32 Negara Resmi Lolos ke Fase Gugur Piala Dunia 2026, Berikut Jadwalnya
- Lukman B Kady Serap Aspirasi Warga Bontoala Saat Pengawasan APBD 2026
- Selain Dinas Perkimtan Gowa, Polisi Juga Usut Dugaan Korupsi Rehabilitasi Masjid Agung Syekh Yusuf
Selain itu, ia mengatakan bahwa gedung Bawaslu tersebut merupakan saksi sejarah bahwa penyelenggaraan pengawasan pemilu juga mempunyai risiko tersendiri.
“Jadi, tidak aman-aman saja. Bukan hanya KPU (Komisi Pemilihan Umum) yang didemo, tetapi juga gedung Bawaslu pada saat pelanggaran administrasi di tingkat kita pada saat itu di Pemilihan Presiden 2019.
Ia kemudian mengingatkan, “politisasi identitas bukan dimulai di 2019. Harus diingat, politisasi identitas, politisasi SARA dimulai pada tahun 2017 untuk Pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur DKI.”
Pada Rabu, 22 Mei 2019, terdapat kerusuhan di depan kantor Bawaslu RI, Jakarta. Sekitar pukul 20.15 WIB, massa yang berada di perempatan Bawaslu RI dan Mandiri Tower mulai memprovokasi tepat sebelum pasukan Brimob yang berjaga di depan Bawaslu akan melakukan pergantian barisan depan. Pelemparan batu, botol petasan, dan bom molotov diarahkan ke arah pasukan keamanan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
