Ratusan Pelajar di Makassar Ikuti Pelatihan Akbar Forum Rohis

Rohis
Ratusan Pelajar di Makassar Ikuti Pelatihan Akbar Forum Rohis

Terkini.id, Makassar – Sebanyak 200 lebih pelajar yang tergabung dalam lembaga kerohanian Islam atau Rohis mengikuti training Akbar dan launching forum Rohis bertema “Pelajar Islam Bangkit, Bersama Rohis”.

Kegiatan sehari ini dilaksanakan di Aula SMK SMTI Makassar, Sabtu 20 April 2019, dan diisi dengan beragam kegiatan.

Kegiatan ini diisi Trainer Nasional sekaligus penulis buku, Ustad Adi Wijaya dan dimeriahkan nasyid live performance, musikalisasi puisi, dan teatrikal.

Beberapa pengurus Rohis tampil mengisi acara seperti gaya tafsir lafziyah akan dibawakan oleh siswa SMA Negeri 22 Makassar, gaya orasi yang membangkitkan semangat oleh siswa SMK Penerbangan Tekno, dan gaya nyantai tapi serius dan asyik oleh siswa SMA Negeri 7 Makassar.

Salah satu orangtua siswa yang turut menghadiri kegiatan tersebut memberikan apresiasi yang positif.

“Kegiatan rohis ini sangat positif dan patut diapresiasi. Pesatnya perkembangan teknologi cukup berpengaruh berpengaruh signifikan terhadap perilaku anak-anak zaman now. setelah menghadiri forum silaturohim rohis ini sangat bagus untuk sarana siswa menjauhi pergaulan bebas,” ujar Subhan Riyadi, ayah dari Rifqi, siswa SMA Negeri 7 Makassar.

Guru agama di Makassar apresiasi kecerdasan aktifis Rohis

Apresiasi lainnya dikemukakan salah seorang guru agama Kota Makassar, Takbir Idris SPd i, dalam testimoninya dia merasa takjub atas keberanian dan kecerdasan aktifis Rohis yang masih SMA dalam menyampaikan materi-materi solutif islami berbagai problematika remaja kekinian.

“Saat ini di era arus informasi yang begitu deras dapat mepengaruhi bahkan menghancurkan mental,moral dan akhlak kaum remaja. Kalau remaja tidak mampu memfilterisasi dampak negatif  arus informasi maka dapat merusak diri remaja,” ujarnya.

Ditambahkannya pula, saat ini era Revolusi 4.0 ditandai dengan berkembang pesatnya alat komunikasi, komputerisasi dan robotik yang terintegrasi satelit atau internet dengan pangsa pasar yang paling utama adalah remaja.

“Menghadapinya perlu kesiapan mental dalam bentuk pendidikan serta penguatan iman yang sejalan dengan pembentukan kepribadian Islam atau syakhsiyah Islamiyah,” ujarnya.

Berita Terkait
Komentar
Terkini