Ratusan Peserta Tabligh Akbar di Malaysia Positif Corona, Indonesia Malah Gelar Ijtima Dunia

Tabligh Akbar
Peserta Ijtima Tabligh Akbar Dunia Zona Asia datang ke Sulsel. (Foto: CNN Indonesia)

Terkini.id, Gowa – Pelaksanaan Ijtima Tabligh Akbar Dunia Zona Asia 2020 akan digelar di Desa Nirannuang, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan pada 20-22 Maret 2020, mendatang.

Hingga Rabu malam, para peserta acara tersebut sudah mulai berdatangan dan memadati area tempat pelaksanaan kegiatan.

Para peserta tak hanya datang dari berbagai daerah di Indonesia, melainkan juga dari luar negeri.

Berdasarkan data yang dihimpun, peserta Ijtima dari luar negeri tercatat sebanyak 411 orang yang terdiri dari 9 negara yakni Pakistan, India, Malaysia, Thailand, Brunai Darussalam, Timor Leste, Arab Saudi, Bangladesh, dan Filipina.

Sementara peserta dari Indonesia yang sudah mengkonfrimasi hadir dan sudah tiba di Sulawesi Selatan yakni sebanyak 8.283.

Menarik untuk Anda:

Mereka masing-masing berasal dari Nangroe Aceh Darussalam, Sumut, Sumbar, Riau, Jambi, Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Kalbar, Kalsel, Kalimantan Tengah, Kaltim, Kaltara, Sulut, Sulteng, Sulawesi Tenggara, Sulsel, Gorontalo, Maluku Utara, Ambon dan Papua.

Kegiatan tersebut saat ini tengah menjadi perbincangan hangat masyarakat, khususnya warga Sulsel dan Kota Makassar.

Pasalnya, Pemerintah Indonesia saat ini telah mengimbau kepada seluruh pemerintah daerah dan masyarakat agar tak melaksanakan kegiatan pengumpulan banyak orang demi mencegah penyebaran wabah virus corona atau COVID-19.

Sekedar diketahui, acara serupa juga baru-baru digelar di Kuala Lumpur, Malaysia pada 27 Februari hingga 1 Maret 2020, lalu.

Ijtima Tabligh Akbar yang dilaksanakan di Masjid Jamek Sri Petaliang, Kuala Lumpur tersebut dihadiri sebanyak 16.000 jemaah dari berbagai negara di antaranya, Malaysia, Brunei Darussalam, Singapura dan Indonesia.

Usai acara itu diselenggarakan, sebanyak 190 orang dinyatakan positif terinfeksi virus corona.

“Berdasarkan investigasi awal, sebagian besar kasus baru ini terkait dengan kegiatan pertemuan ijtimak tabligh di Masjid Jamek Sri Petaling, Kuala Lumpur,” kata Menteri Kesehatan Malaysia Datuk Seri Dr Adham Baba, seperti dilansir dari The Straitstimes, Rabu, 18 Maret 2020.

Semua peserta acara Ijtima tersebut, kata Adham Baba, akan menjalani proses karantina selama 14 hari.

Berdasarkan laporan Channel News Asia, pihak otoritas kesehatan Malaysia terus melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap para peserta yang menghadiri acara itu.

Selain itu, Kementerian Kesehatan Malaysia juga mendesak para peserta Ijtima Tabligh Akbar di Masjid Jamek Sri Petaling untuk menghubungi pihak berwenang agar dilakukan pemeriksaan tes corona.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Sama-sama dari Amerika, Luhut Jadi Menteri KKP Sementara Gantikan Edhy Prabowo

Diduga Terima Suap Rp8 M, Edhy Prabowo Diintai KPK Sejak Agustus

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar