Terkini.id — Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, Naisyah Tun Azikin menyebut tes usap massal di Kecamatan Bontoala tak sebanyak di Kecamatan Mariso.
Peserta yang mengikuti tes usap sebanyak 349 orang. Partisipasi tersebut cenderung menurun bila dibandingkan kecamatan lain pada hari sebelumnya.
“Totalnya 349 diperiksa, tidak sebanyak sebelumnya di Kecamatan Mariso yang lebih dari 700 spesimen,” kata Naisyah, Rabu 30 September 2020.
Naisyah mengatakan pencarian kasus Covid-19 di tiap kecamatan terus digenjot dan dimasifkan. Hal itu untuk memastikan masyarakat bebas dari virus corona.
“Ini bagian dari strategi untuk memutus mata rantai Covid-19 di Kota Makassar untuk penemuan kasus baru,” kata dia.
- Makin Kritis! Keluarga Besar, Parpol, Anggota DPRD hingga Sejumlah ASN Dikabarkan Tak Percaya Bupati Gowa
- Demi Kualitas Hidup Masyarakat, PT Vale-Kodim 1412 dan Pemkab Kolaka Wujudkan Hunian Layak dan Akses Kesehatan
- PLN Mobile Padel Competition 2026 'Smash Your Energy' Dimulai, Kolaborasi PLN dengan 52 Instansi
- Wabup Gowa Buka Kampoeng Eropa City Trail Run 2026, Didorong Jadi Kalender Event Tahunan Gowa
- PT Bumi Karsa Dorong Transformasi Digital Konstruksi lewat Penguatan Kompetensi BIM
Untuk hasil dari pengetesan tes usap massal itu, Naisyah mengatakan butuh waktu dua hingga tiga hari memastikan keseluruhan hasil pengetesan
Jika ditemukan kasus positif Covid-19 dalam tes usap massal, pihaknya akan merekomendasikan isolasi mandiri.
“Kalau ada yang positif kita akan isolasi mandiri kalau dia mampu, kalau tidak kita akan koordinasi dan mencarikan tempat isolasi,” ungkapnya.
Sekadar diketahui, saat ini, tes usap massal telah berlangsung di Kecamatan Ujung Pandang. Ada pun lokasinya berada di Kanrerong, depan Rumah Sakit ST Khadijah 1, Jalan Kartini.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
