Terkini.id — Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, Naisyah Tun Azikin menyebut tes usap massal di Kecamatan Bontoala tak sebanyak di Kecamatan Mariso.
Peserta yang mengikuti tes usap sebanyak 349 orang. Partisipasi tersebut cenderung menurun bila dibandingkan kecamatan lain pada hari sebelumnya.
“Totalnya 349 diperiksa, tidak sebanyak sebelumnya di Kecamatan Mariso yang lebih dari 700 spesimen,” kata Naisyah, Rabu 30 September 2020.
Naisyah mengatakan pencarian kasus Covid-19 di tiap kecamatan terus digenjot dan dimasifkan. Hal itu untuk memastikan masyarakat bebas dari virus corona.
“Ini bagian dari strategi untuk memutus mata rantai Covid-19 di Kota Makassar untuk penemuan kasus baru,” kata dia.
- LP3M Harakah Bakomubin Sulsel Gelar Pelantikan dan Rapat Kerja Sabtu 20 Juni
- Tinjau Lokasi Kebakaran Mangasa, Wali Kota Makassar Kawal Langsung Pemulihan 19 KK Terdampak
- Disdik Makassar Umumkan Hasil SPMB Jalur Non-Domisili, Jalur Domisili Dibuka 22 Juni
- Wujudkan Rumah, Kendaraan dan Liburan Impian di BRI Consumer Expo 2026 Makassar
- Kinerja Solid PJM Wilayah 2: Laba Bersih Tembus 206 Persen dari Target di Tengah Tantangan Global
Untuk hasil dari pengetesan tes usap massal itu, Naisyah mengatakan butuh waktu dua hingga tiga hari memastikan keseluruhan hasil pengetesan
Jika ditemukan kasus positif Covid-19 dalam tes usap massal, pihaknya akan merekomendasikan isolasi mandiri.
“Kalau ada yang positif kita akan isolasi mandiri kalau dia mampu, kalau tidak kita akan koordinasi dan mencarikan tempat isolasi,” ungkapnya.
Sekadar diketahui, saat ini, tes usap massal telah berlangsung di Kecamatan Ujung Pandang. Ada pun lokasinya berada di Kanrerong, depan Rumah Sakit ST Khadijah 1, Jalan Kartini.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
