Terkini.id, Jakarta – Barisan Relawan Nusantara (Baranusa) dan Gerakan Nasional Rakyat Bersama Jokowi (GN-RBJ) mengkritik Moeldoko atas keterlibatannya dalam polemik kudeta Partai Demokrat.
Adi Kurniawan, Ketua Umum Baranusa sekaligus Koodinator GN-RBJ mengingatkan agar Moeldoko sebagai Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) lebih fokus membantu kerja-kerja Kepala Negara ketimbang terlibat manuver politik lain.
“Sebagai kepala KSP, Pak Moeldoko seharusnya fokus bantu Presiden pikirkan nasib Indonesia di tengah pandemi Covid-19. Bukan malah sibuk melakukan manuver politik,” ujar Adi Kurniawan pada Minggu, 14 Februari 2021 dalam keterangan tertulisnya seperti dilansir dari JawaPos.com.
Adi Kurniawan juga menuturkan bahwa sebaiknya Moeldoko jangan memikirkan soal pertarungan politik di tahun 2024 dulu.
“Jadi, setoplah, jangan buat gaduh, 2024 masih lama. Jangan ngebet duluan. Fokus tangani Pandemi covid-19 lebih penting ketimbang urus Partai Demokrat,” pungkasnya.
- Pendaftaran SPMB Makassar 2026 Dimulai 8 Juni, Disdik Minta Orang Tua Segera Buat Akun
- Sejumlah SPPG di Jeneponto Berhenti Beroperasi, Tanda Tanya Afiliasi dengan Eks Pimpinan BGN?
- Rayakan 4 Dekade, IKA SMADA 86 Makassar Tetapkan Rudy Goni Kembali Pimpin Periode 2026--2030
- Pertamina Patra Niaga Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang di Bolaang Mongondow
- Kesempatan Emas, Raih Voucher Listrik dengan Beli Token Listrik di PLN Mobile
Adi Kurniawan menilai bahwa sejauh ini pemerintah terlihat belum mampu menangani persoalan pandemi Covid-19.
Ia melihat bahwa pandemi ini sudah berjalan setahun namun terlihat tidak membaik, justru malah semakin terpuruk.
Oleh karena itu, menurut Adi, Moeldoko seharusnya berhati-hati dalam bertindak sebagai perpanjangan tangan dari presiden Jokowi.
“Rakyat makin sulit buat bertahan hidup, sementara data angka covid makin meningkat setiap harinya. Pak Moeldoko seharusnya hati-hati dalam mengambil tindakan. Beliau adalah pejabat publik perpanjangan tangan presiden,” ujar Adi.
Untuk diketahui, sebelumnya Agus Harimurti Yudoyono (AHY) telah mengirimkan surat kepada Presiden Jokowi atas keterlibatan pejabat istana dalam polemik kudeta dalam tubuh Partai Demokat.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
