Relawan Lintasi Longsoran Salurkan Bantuan Korban Gempa di Desa Terisolasi Sulbar

Terkini.id, Majene – Tim relawan gabungan masih menjumpai sejumlah kendala dalam mendistribusikan bantuan kepada korban gempa bumi yang mengguncang Sulawesi Barat, Jumat 15 Januari 2021 lalu.

Salah satunya di Kecamatan Ulumanda Kabupaten Majene. Di wilayah tersebut terdapat sejumlah desa seperti Desa Tandeallo, Panggalo, Ulumanda, dan Popenga Kecamatan Ulumanda wilayahnya terisolir terisolasi lantaran akses menuju lokasi tersebut masih tertutup material longsor.

Salah seorang relawan kepada terkini.id, Muh Irfan mengatakan ada sekitar 5 ribu KK yang terisolir diakibatkan longsor di beberapa titik di empat desa tersebut.

Satu pekan setelah gempabumi hingga longsor melanda beberapa wilayah di Sulbar, akses jalan ke daerah bencana itu masih sulit ditembus sehingga menyulitkan penyaluran bantuan bagi para korban yang terdampak.

Mungkin Anda menyukai ini:

“Kondisi kerusakan yang paling terparah yaitu di desa Tandeallo dusun Paku. Yang lain mengalami rusak ringan, kendala utama adalah bantuan belum maksimal karena terkendala akses jalanan,”terang dia.

Baca Juga: TDA Makassar Salurkan Donasi ke Warga Terdampak Gempa Sulbar

Dikatakan juga jika para relawan yang hendak mengantar bantuan logistik ke titik terisolir itu menggunakan kendaraan roda dua.

“Relawan harus berusaha mendorong sepeda motornya di titik longsor saat hendak menuju titik pengungsian empat desa tersebut,”bebernya.

Ia juga berharap apabila masih ada bantuan sahabat-sahabat dimanapun berada agar mengarahkan ke empat desa itu. Kondisi kerusakan yang paling terparah yaitu di desa Tandeallo Dusun Paku. Yang lain mengalami rusak ringan, kendala utama adalah bantuan belum maksimal karena terkendala akses jalan.

Baca Juga: Breaking News: Gempa 4.7 M Guncang Sumbawa NTB

“Kebutuhan yang paling medesak dibutuhkan pengungsi di sini seperti beras, lauk pauk, tenda, multi vitamin, dan obat-obatan. Dan teman-teman yang mau dibantu menyalurkan bisa melalui posko relawan Literasi dan Penggiat Budaya yang berlokasi di Malunda,”tandasnya.

Bagikan