Rencana Ledakkan SPBU untuk Tuntut Bebaskan HRS, Begini Pengakuan Terduga Teroris

Rencana Ledakkan SPBU untuk Tuntut Bebaskan HRS, Begini Pengakuan Terduga Teroris

Sukma A
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Bambang Setiono, salah satu terduga teroris yang diamankan aparat di Pademangan, Jakarta Utara, Senin, 29 Maret 2021.

Bambang mengakui dirinya merupakan salah satu simpatisan Front Pembela Islam (FPI).

Ia mengatakan bahwa dirinya menjadi simpatisan FPI mulai dari awal Desember 2020 lalu.

Ia kemudian membeberkan keterlibatan dirinya dalam rencana aksi teror.

Aksi teror yang direncakan bertujuan untuk menuntut aparat untuk membebaskan Habib Rizieq Shihab (HRS) yang merupakan imam besar FPI.

Baca Juga

“Saya Bambang Setiono menjadi simpatisan FPI sejak awal Desember 2020. (Keterlibatan saya) membuat bahan dari black powder dari Zulaimi Agus di Sukabumi,” kata Bambang, dikutip dari Detik, Minggu, 4 April 2021.

“Merencanakan aksi penyerangan kepada SPBU dengan bom molotov untuk menuntut bebas HRS,” imbuhnya.

Bambang juga mengungkapkan pembuatan bahan peledak adalah perintah dari atas Habib Husein Hasni di Condet, Jaktim. 

Tak hanya itu, ia juga sempat terlibat dalam perencanaan aksi pelemparan bom kepada orang Tionghoa.

“Merencanakan aksi penyerangan dengan ketapel dan peluru gotri jika terjadi kerusuhan saat demo,” ungkap Bambang.

“Merencanakan pemberian serbuk HClO3 kepada setiap DPC dan DPW wilayah Bandung melalui Habib Nabil dan wilayah Brebes melalui Habib Hasan,” tuturnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.