Terkini.id, Jakarta – Sebagai upaya peningkatan mutu kualitas pembangunan di daerah Papua, Pemerintah baru-baru ini menyatakan rencananya untuk melakukan pemekaran Provinsi Papua menjadi enam wilayah administrasi.
Keenam provinsi yang diusulkan pemerintah pusat antara lain, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Pegunungan Tengah, Papua Selatan, dan Papua Tabi Saireri.
Menanggapi hal ini, Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR ) yang juga putra asli Papua, John Wempi Wetipo, mengatakan bahwa pemekaran provinsi tersebut diyakini dapat membawa dampak yang baik.
“Karena itu, saya berharap apapun pemekaran yang dilaksanakan, paling tidak ada payung yang besar untuk mengawal semua proses pembangunan yang terjadi di papua,” ucap John dikutip dari laman Republika pada Sabtu, 12 Februari 2022.
Payung besar yang dimaksud dalam pernyataannya adalah urgensi pemerintah pusat untuk membentuk badan otoritas untuk mengkoordinir seluruh kebijakan yang diterapkan di Papua, termasuk yang berhubungan dengan pemekaran ini.
- Cara Capres Atasi Ketimpangan: Bangun Sekolah Bola di Papua Hingga Soroti Stunting
- Tanpa Kabar, Keluarga Korban Penembakan KKB Minta Satgas Temukan Rakib Natsir
- Kemenag Papua Laporkan Hilal 1 Ramadhan Tak Kunjung Terlihat
- Menkes Janji Usut Kematian Dokter Paru-Paru di Papua
- Bukan Cuma Mbappe yang Tercepat, Pemain Papua Ini Juga Pernah Disorot karena Larinya
Lebih lanjut lagi, putra Papua itu merinci beberapa alasan diputuskan adanya pemekaran tersebut yakni karena faktor sejarah, budaya, ekonomi dan pemerintahan sebagai dasar pendapatnya.
Dukungan terhadap pemekaran propinsi Papua juga datang dari masyarakat Papua Selatan.
Mereka memberikan apresiasi terhadap wacana Pemekaran wilayah Propinsi Papua Selatan (PPS).
Upaya pemekaran PPS diharapkan dapat memangkas rentang birokrasi, sehingga kemudian terwujud peningkatan pelayanan kepada masyarakat.
Rencana Pemekaran Provinsi Papua Selatan (PPS) ini juga mendapat sambutan baik dari masyarakat di Asmat dan sekitarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
