Rendahnya Rasio Kematian di Singapura: 15.641 Positif Covid, yang Meninggal 14

Terkini.id, Singapura – Rendahnya angka kematian di Singapura akibat virus covid-19 menunjukkan tingginya kualitas penanganan medis di negeri ini.

Kasus positif virus Corona (COVID-19) di Singapura hingga kini mencapai belasan ribu. Namun, angka kematian karena virus Corona di negara itu hanya belasan.

Pada Rabu (29/4/2020), tercatat kasus virus Corona di Singapura berjumlah 15.641. Kenaikan angka kasus virus Corona di Singapura itu lantaran adanya penambahan sejumlah 690.

Baca Juga: Mohon Doanya! Pengamat Musik Bens Leo Meninggal Dunia

Sebagian besar tambahan kasus itu, merupakan pekerja migran yang tinggal di asrama-asrama setempat, yakni sebanyak 660 orang. Sisanya merupakan warga Singapura dan adapula satu perawat di National Centre for Infectious Diseases (NCID).

Dari 15.641 kasus positif virus Corona yang ada, 1.188 orang di antaranya sudah dinyatakan sembuh sepenuhnya dan telah dipulangkan dari rumah sakit.

Baca Juga: Varian Omicron Dua Kali Kipat Lebih Menular dari Delta? Ini...

Kemudian, 1.714 orang masih menjalani perawatan di rumah sakit. Sekitar 22 pasien di antaranya dilaporkan dalam kondisi kritis.

“Dari angka ini, sebagian besar dalam kondisi stabil atau mengalami kemajuan, dan 22 dalam kondisi kritis di unit gawat darurat,” demikian keterangan Kementerian Kesehatan Singapura (MOH).

Sementara, 12.725 orang menjalani isolasi dan perawatan di fasilitas-fasilitas komunitas setempat. Orang-orang tersebut merupakan pasien yang mengalami gejala ringan atau secara klinis baik-baik saja namun hasil tesnya positif Corona.

Baca Juga: Varian Omicron Dua Kali Kipat Lebih Menular dari Delta? Ini...

Sedangkan untuk pasien meninggal akibat virus Corona di Singapura tak ada peningkatan. Total hingga kemarin, jumlah yang meninggal dunia masih sama dari hari sebelumnya yaitu 14 orang.

“Kami masih menyusun detail kasus-kasusnya, dan perkembangan terbaru akan dibagikan via keterangan pers MOH yang akan dirilis malam ini,” sebut MOH dalam pernyataannya pada Rabu (29/4) siang waktu setempat.

Bagikan