Rentan Tenggelam, Dosen Teknik Perkapalan Unhas Perbaiki Perahu Petani Rumput Laut Jeneponto

Teknik Perkapalan Unhas
Dosen Teknik Perkapalan Unhas Perbaiki Perahu Petani Rumput Laut Jeneponto

Terkini.id, Jeneponto – Ketika berkunjung ke sebuah desa pembudidaya rumput laut di daerah Kabupaten Jeneponto, didapati kenyataan bahwa perahu fiberglass yang mereka gunakan sehari hari sangat rentan untuk tenggelam.

Hal tersebut disebabkan karena memang berat jenis bahan fiberglass lebih berat dari berat jenis air ditambah desain perahu mereka tidak memperhatikan aspek keselamatan. Beberapa perahu sudah tenggelam diakibatkan oleh perahu bocor atau terbalik.

Mendapati kenyataan ini, beberapa Dosen Teknik Perkapalan Unhas yang dikomandoi oleh Dr Ir Syamsul Asri MT kemudian berinisiatif untuk menyumbangkan sebagian keahlian mereka untuk membantu menanggulangi masalah pada perahu yang dihadapi oleh petani rumput laut itu. Caranya adalah dengan perbaikan desain perahu yang digunakan oleh petani rumput laut.

Untuk realisasinya, Tim Dosen dari Departemen Teknik Perkapalan Unhas pada Minggu ini kemudian mengadakan kegiatan pengabdian pada masyarakat bagi petani rumput laut di Desa Pattontongan, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto.

Kegiatan ini dilakukan selama dua hari berturut-turut sejak Sabtu hingga Minggu, 4-5 Mei 2019.

Dr Syamsul Asri mengatakan bahwa tujuan dari kegiatan ini ada dua yaitu pertama membekali petani rumput dengan pengetahuan tentang desain perahu fiberglass yang aman.

“Yang kedua membekali petani rumput laut dengan keterampilan untuk membuat/memodifikasi perahu fiberglass mereka sesuai dengan desain perahu yang aman,” lanjutnya.

Desain perahu fiberglass mereka yang aman, kata Syamsul Asri, bisa didapatkan dengan menambah sistem daya apung cadangan pada perahu mereka.

“Memang, kapasitas angkut perahu mereka akan berkurang sedikit akibat adanya penambahan sistem daya apung cadangan itu tetapi dengan adanya tambahan itu, keselamatan mereka dan perahu mereka menjadi lebih terjamin,” terangnya.

Tahapan kegiatan

Kegiatan ini dilakukan dengan tahapan sebagai berikut:

1. Penyampaian materi tentang teori keselamatan perahu dan perlunya sebuah sistem daya apung cadangan diterapkan pada perahu fiberglass mereka yang dilakukan oleh tim Dosen Teknik Perkapalan Unhas.

2. Pemeriksaan perahu kelompok nelayan petani rumput laut

3. Pemasangan sistem daya apung cadangan pada salah satu perahu fiberglass mereka. Kegiatan ini dilakukan sepenuhnya oleh petani rumput laut dengan pengawasan penuh dari tim Dosen Teknik Perkapalan Unhas.

4. Peluncuran perahu dan pemeriksaan keterapungan perahu dengan mengisi penuh perahu mereka dengan air laut.

5. Pemeriksaan akhir perahu fiberglass mereka.

“Petani rumput laut sangat antusias dengan pengetahuan dan keterampilan baru yang mereka dapatkan dan mereka sangat bersyukur dengan adanya kegiatan ini,” kata Syamsul Asri.

Sementara itu, Soleh sebagai Ketua Kelompok Petani rumput laut di Desa Pattontongan sangat mengapresiasi kegiatan ini dan berharap bahwa kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan agar masalah masalah yang mereka temui dalam kegiatan mereka sehari hari dapat diselesaikan.

Citizen Reporter: Mohammad Rizal Firmansyah

Berita Terkait
Komentar
Terkini