BPJS Ketenagakerjaan Beri Perlindungan kepada 5.266 Mahasiswa KKN Tematik Unhas

BPJS Ketenagakerjaan Beri Perlindungan kepada 5.266 Mahasiswa KKN Tematik Unhas

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkini, Makassar — BPJS Ketenagakerjaan bersama Universitas Hasanuddin (Unhas) kembali memperkuat kolaborasi dalam memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada mahasiswa yang menjalankan Kuliah Kerja Nyata (KKN).

Tahun ini, sebanyak 5.266 mahasiswa KKN Tematik Unhas resmi mendapatkan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan. Jumlah tersebut menjadi yang terbanyak sepanjang sejarah pelaksanaan KKN di Universitas Hasanuddin yang terlindungi program jaminan sosial ketenagakerjaan.

Penguatan kolaborasi tersebut dibahas dalam pertemuan antara Direktur Transformasi Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran Universitas Hasanuddin, Ir. Sahriyanti Saad, S.Hut., M.Si., Ph.D., dan Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi Maluku, Suci Rahmad, Kamis (9/7/2026).

Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Direktorat Transformasi Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran Unhas itu turut dihadiri Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Makassar, I Nyoman Hary Sujana, serta Kepala Bidang Kepesertaan Program Khusus BPJS Ketenagakerjaan, Suhardi Achmad.

Perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi mahasiswa dinilai penting mengingat pelaksanaan KKN menempatkan peserta dalam berbagai aktivitas pengabdian langsung di tengah masyarakat.

Baca Juga

Direktur Transformasi Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran Unhas, Sahriyanti Saad, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang selama ini terjalin antara Unhas dan BPJS Ketenagakerjaan.

Menurutnya, perlindungan terhadap mahasiswa KKN merupakan bentuk kepedulian terhadap keselamatan mahasiswa selama menjalankan kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

“Kami mengapresiasi kolaborasi yang selama ini telah terjalin dengan BPJS Ketenagakerjaan. Perlindungan bagi mahasiswa KKN merupakan langkah penting agar mahasiswa dapat menjalankan pengabdian kepada masyarakat dengan rasa aman,” ujar Sahriyanti.

Ia berharap kolaborasi kedua institusi tidak berhenti pada pemberian perlindungan kepada mahasiswa KKN, tetapi terus dikembangkan melalui berbagai program yang memberikan manfaat lebih luas.

“Ke depan, kami berharap kerja sama ini tidak hanya sebatas perlindungan mahasiswa KKN, tetapi juga diperluas melalui berbagai program kolaboratif yang memberikan manfaat lebih luas,” katanya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.