Terkini.id, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membuat kebijakan melarang penggunaan air tanah bagi pemilik dan pengelola bangunan terhitung mulai 1 Agustus 2023 mendatang.
Terkait itu Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DKI Jakarta Diana Dewi merespon postif kebijakan tersebut.
Dia mengatakan eksploitasi air tanah di Jakarta secara terus menerus akan mendatang dampak buruk bagi lingkungan. Apalagi ketersediaan sumber daya air di Jakarta cukup terbatas, namun kebutuhan melebihi batas.
“Melihat kondisi ini maka secara umum Dunia Usaha ikut mendorong kebijakan dari Pemprov DKI Jakarta,” ujar Diana Kamis 6 Januari 2022.
Namun disamping itu dirinya meminta Pemprov DKI harus menjamin warga Jakarta dapat memperoleh air bersih yang cukup.
- Anies Baswedan Angkat Bicara Terkait Polemik JIS
- Perayaan Malam Tahun Baru di DKI Jakarta Hasilkan 74 Ton Sampah
- Helmi Felis Sebut Anies Baswedan Tercatat Sejarah: Kakek Sampe Neneknya Frontliner!
- Jubir PKB Dira Martamin Sebut Anies Baswedan Terkena Sindrom Thanos: Yang Paling Hebat!
- Kerap Sudutkan Anies, Politisi NasDem ke Ruhut: Lebih Baik Narasinya Seputar Gagasan
Ditambah harga yang diberikan juga harus terjangkau oleh kantong masyarakat
“Apabila kondisi ini dapat terpenuhi maka saya yakin tidak akan menimbulkan gejolak sosial di masyarakat,” jelas Diana dilansir dari CNN Indonesia.
Sebelumnya, Anies telah mengeluarkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 93 Tahun 2021 tentang Zona Bebas Air Tanah.
“Setiap pemilik atau pengelola bangunan dengan kriteria sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 dilarang melakukan pengambilan dan/atau pemanfaatan air tanah mulai tanggal 1 Agustus 2023, kecuali untuk kegiatan dewatering,” bunyi aturan tersebut pasal 8.
Namun berdasarkan aturan tersebut pada pasal 2, tidak semua pemilik bangunan dilarang mengendalikan penggunaan air tanah. Terdapat kriteria dan zona bebas air tanah yang ditetapkan.
Kriteria bangunan gedung yang dimaksud yaitu bangunan dengan minimal luas 5 ribu meter persegi, dan/atau bangunan berlantai 8 keatas.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
